Dishub Padang Alihkan Arus Lalu Lintas Pasar Raya

oleh -11 Dilihat

Padang – Rekayasa lalu lintas resmi diberlakukan di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Padang, mulai Kamis (2/7/2026). Kebijakan ini diambil menyusul dimulainya tahap pemagaran area proyek revitalisasi Pasar Raya oleh Dinas PUPR.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Yudi Indra Syani, menegaskan bahwa penutupan sejumlah ruas jalan dilakukan demi menjamin keamanan dan kelancaran proses pembangunan. Ia meminta masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan jalur baru tersebut selama enam bulan ke depan.

“Demi kelancaran pembangunan, sejumlah ruas jalan di pusat kota akan mengalami pengalihan arus. Mulai 2 Juli 2026, Dinas PUPR akan mulai melakukan pemagaran di kawasan Air Mancur. Seiring dengan itu, rekayasa lalu lintas juga langsung kita berlakukan,” ujar Yudi, Rabu (1/7/2026).

Bagi pengendara pribadi dari arah Jalan M. Yamin yang hendak ke Pasar Raya, Dishub mengarahkan arus melalui kawasan Iwapi. Sementara kendaraan yang menuju Bundo Kanduang dialihkan melalui Jalan Bandar Belakang Tangsi.

Pengendara dari arah Balai Kota Lama kini tidak dapat melintas langsung ke Air Mancur. Mereka diwajibkan berbelok ke kanan melewati akses parkir di depan Fase 7 menuju Jalan Pasar Raya atau Permindo.

Perubahan rute juga berdampak pada angkutan kota (angkot) jurusan Utara. Angkot dari arah Jalan M. Yamin akan dialihkan ke kiri melalui samping gedung Iwapi, menyusuri jalan belakang Lintas, hingga mencapai Taman Melati.

Yudi memastikan angkot jurusan Selatan dan Timur tetap beroperasi normal tanpa perubahan rute. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyesuaian arus ini.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang untuk dapat memaklumi kondisi ini. Rekayasa ini demi kelancaran pembangunan kota kita bersama. Mari kita dukung bersama demi wajah baru Pasar Raya yang lebih baik,” tutup Yudi.

Pihak Dishub mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan selama masa konstruksi berlangsung.