Polda Sumbar Ajak Masyarakat Berantas Peredaran Narkoba Bersama

oleh -8 Dilihat
cegah-peredaran-narkoba,-polda-sumbar-perkuat-kolaborasi-bersama-masyarakat
Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Bersama Masyarakat

Padang – Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat aktif dalam membendung laju peredaran narkotika. Keterlibatan publik dinilai sebagai kunci utama karena aparat kepolisian tidak mungkin bekerja sendirian menghadapi ancaman barang haram yang kian masif.

Hal tersebut ditegaskan Solihin saat memaparkan capaian kinerja Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar di Mapolda, Selasa (30/6/2026). Ia menekankan bahwa narkoba kini telah menyusup ke berbagai lini kehidupan masyarakat.

“Fenomena narkoba sudah masuk ke mana-mana, sehingga polisi tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat,” ujar Solihin dalam keterangannya.

Ia menilai sinergi antara kepolisian dengan tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh adat, serta unsur Forkopimda merupakan keharusan. Tanpa dukungan elemen-elemen tersebut, beban tugas pemberantasan narkoba akan semakin berat.

Solihin juga mengimbau warga Sumatra Barat untuk mulai memperketat pengawasan di lingkungan terkecil, terutama pada lingkup keluarga dan anak-anak. Ia mengingatkan bahwa dampak narkotika sangat destruktif dan berisiko melumpuhkan sendi-sendi kehidupan bangsa.

“Mari kita jaga keluarga dan lingkungan kita bersama-sama karena narkoba mampu merusak segalanya,” tegasnya.

Selain itu, Solihin mengapresiasi peran jurnalis yang terus mengawal upaya pencegahan dan penindakan narkoba di wilayah Sumbar. Ia pun menyatakan institusinya terbuka terhadap kritik demi perbaikan Polri ke depan.

“Kami butuh masukan dan koreksi untuk membangun kepolisian yang lebih kuat,” tuturnya.

Komitmen pemberantasan narkoba ini sekaligus menjadi bagian dari semangat Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Jajaran Polda Sumbar berjanji akan terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.