Wabup Ahmad Fadly Percepat Pemulihan Ekonomi Tanah Datar Pascabencana Alam

oleh -14 Dilihat
Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly menghadiri rapat koordinasi percepatan pemulihan ekonomi di Auditorium Gubernuran Padang.

Padang – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menghadiri Rapat Koordinasi Pemantapan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi se-Sumatera Barat di Auditorium Gubernuran, Padang, Senin (2/11/2026).

Pertemuan strategis ini menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Arya Bima, serta Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini bertujuan memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh kepala daerah untuk mengakselerasi kebangkitan ekonomi lokal.

Ahmad Fadly menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi wilayah meski menghadapi tantangan berat pascabencana dan keterbatasan infrastruktur.

“Alhamdulillah, hari ini sudah hadir Bapak Wamendagri Bapak Bima Arya beserta Bapak Wakil Kepala BPS Bapak Sony, dalam rangka memberikan motivasi ya dan arahan-arahan kepada kami seluruh kepala daerah,” ujar Ahmad Fadly.

Ia menyatakan bahwa kehadirannya mewakili Bupati Tanah Datar guna memastikan pertumbuhan ekonomi daerah dapat segera meningkat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengakui bahwa angka pertumbuhan ekonomi di wilayahnya masih berada di bawah rata-rata nasional.

Kondisi tersebut dipicu oleh dampak bencana alam serta masalah konektivitas antarwilayah yang memerlukan perbaikan akses jalan segera.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tetap optimis, dengan memaksimalkan potensi daerah serta meningkatkan efisiensi pascabencana, konektivitas wilayah akan menjadi salah satu fokus utama ke depannya demi menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” tegasnya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansarullah, menyebutkan bahwa bencana alam tahun 2024 telah memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Data pascabencana menunjukkan total kerusakan dan kerugian ekonomi mencakup sektor infrastruktur, lahan pertanian, sarana produksi, hingga distribusi barang.

“Kerugian ini tidak hanya bersifat fisik, melainkan juga mencakup hilangnya kapasitas produksi, terganggunya daya beli masyarakat, serta penurunan produktivitas di sektor usaha,” papar Mahyeldi.

Mahyeldi berharap seluruh kepala daerah mampu mengeksekusi langkah taktis dari para narasumber untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Kita menghadirkan narasumber berkompeten di kegiatan ini, mudah-mudahan yang disampaikan dapat diimplementasikan di daerah masing-masing, sehingga peetumbuhan ekonomi masyarakat akan lebih baik di tahun-tahun kedepannya,” tutupnya.