Propam Polda Sumbar Awasi Pelayanan Publik untuk Pastikan Bebas Pungli

oleh -16 Dilihat
Petugas Propam Polda Sumbar melakukan inspeksi mendadak dan sosialisasi layanan pengaduan bebas pungli di kantor pelayanan.

Padang – Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik pelayanan publik pada Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB ini menyasar Kantor Pelayanan Administrasi Ditintelkam Polda Sumbar untuk pengurusan SKCK serta pusat pelayanan SIM dan tilang Ditlantas Polda Sumbar.

Upaya pengawasan ini merupakan langkah konkret kepolisian dalam mendukung keberhasilan Program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat.

Kabid Propam Polda Sumbar, Kombes Pol. Tony Pantano, memastikan seluruh unit pelayanan bekerja secara transparan dan akuntabel.

Ia menekankan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah menekan potensi praktik pungutan liar di lingkungan kepolisian.

“Pengecekan ini bertujuan untuk menjamin pelayanan masyarakat berjalan dengan bersih tanpa pungli,” tegas Tony.

Selain pengawasan, petugas memasang banner berisi barcode layanan pengaduan Propam di lokasi strategis.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam melaporkan setiap indikasi pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

“Selain melakukan pengawasan langsung, kami juga memasang banner barcode Pelayanan Pengaduan Propam dan menggelar sosialisasi agar masyarakat mudah memberikan laporan jika menemukan adanya indikasi pelanggaran,” tambah Tony.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa institusinya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Menurutnya, penggunaan teknologi barcode merupakan bukti keterbukaan Polri dalam menerima masukan dari masyarakat.

“Polda Sumbar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan transparan kepada masyarakat,” ungkap Susmelawati.

Ia menyebut inovasi ini menjadi instrumen penting untuk mewujudkan sosok Polri yang presisi.

“Kehadiran layanan pengaduan Propam yang mudah diakses melalui barcode ini merupakan wujud keterbukaan kami dalam menerima masukan maupun laporan dari masyarakat demi terwujudnya Polri yang presisi,” jelas Susmelawati.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan dan sosialisasi tersebut berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.