Irman Gusman Dorong Penguatan Pariwisata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Daerah

oleh -19 Dilihat
Irman Gusman berbicara di acara The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week di Bali untuk mendorong penguatan pariwisata daerah.

Denpasar – Senator RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, menyatakan bahwa daya saing pariwisata Indonesia harus diperkuat melalui konektivitas, peningkatan kualitas layanan, dan pelibatan masyarakat lokal demi menggerakkan ekonomi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Irman dalam acara The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) di Prama Sanur Beach, Bali, pada Sabtu (17/10).

Irman menegaskan bahwa sektor pariwisata perlu diposisikan sebagai pilar strategis dalam ekonomi nasional.

“Pariwisata tidak boleh lagi dipandang semata-mata sebagai sektor pendukung,” ujar Irman Gusman.

Ia menekankan bahwa indikator keberhasilan pariwisata tidak lagi sekadar menghitung jumlah kunjungan wisatawan.

“Ukuran keberhasilannya bukan hanya berapa banyak wisatawan yang datang, tetapi seberapa besar manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Irman, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan alam dan keragaman budaya yang harus dikelola dengan kebijakan terintegrasi.

Ia menyoroti pentingnya menciptakan hubungan erat antara industri pariwisata dengan pelaku UMKM, petani, serta nelayan setempat.

Irman juga menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata wajib menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Keindahan alam adalah modal, tetapi ketangguhan lahir dari kepemimpinan,” tegasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Irman menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah yang berprestasi dalam pengembangan pariwisata.

Penerima penghargaan meliputi perwakilan dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, Kabupaten Badung, Kabupaten Kulon Progo, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gubernur Bali I Wayan Koster turut menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur dan dukungan kebijakan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Founder and Chair MCorp, Hermawan Kartajaya, menyebut bahwa Bali layak menjadi acuan bagi daerah lain dalam mengelola sektor pariwisata.

“Saya pikir, semua harus belajar dari Bali, juaranya di Indonesia,” ungkap Hermawan.

Forum ITMW ke-2 ini memfasilitasi diskusi mengenai digitalisasi, penerapan kecerdasan artifisial, hingga aksi konservasi lingkungan.

Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan pariwisata Indonesia yang lebih tangguh serta berkelanjutan.