Laba SIG Melonjak 363 Persen di Tengah Tantangan Industri Semen Nasional

oleh -14 Dilihat
Grafik kinerja keuangan PT Semen Indonesia (SIG) yang menunjukkan lonjakan laba bersih 363 persen periode Januari-September 2

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membukukan laba bersih sebesar Rp532 miliar sepanjang periode Januari hingga September 2026.

Capaian tersebut mencerminkan lonjakan laba signifikan sebesar 363,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan positif ini didorong oleh pertumbuhan volume penjualan, efisiensi operasional, serta pengelolaan keuangan yang lebih optimal.

Perusahaan mencatatkan total volume penjualan sebesar 27,87 juta ton dengan pendapatan mencapai Rp27,67 triliun atau tumbuh 9,3 persen secara tahunan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan konsolidasi yang belum diaudit, SIG berhasil membukukan EBITDA sebesar Rp3,56 triliun atau meningkat 8,4 persen.

Penjualan di pasar domestik berkontribusi sebesar 22,27 juta ton atau tumbuh 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut disokong oleh kenaikan penjualan semen kantong sebesar 4,6 persen dan semen curah sebesar 2,9 persen.

Manajemen SIG menyatakan bahwa perusahaan terus menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri semen nasional.

“Strategi tersebut mencakup pengamanan sektor penjualan dan pendapatan, peningkatan efisiensi melalui penerapan operational excellence, serta optimalisasi pengelolaan keuangan perusahaan,” ungkap pihak SIG melalui unggahan resmi di Instagram @sig.id pada Senin (2/11/2026).

Efisiensi tersebut terlihat dari terkendalinya beban pokok pendapatan yang hanya tumbuh 6,1 persen, sementara beban keuangan bersih berhasil ditekan hingga 37 persen.

Selain pasar domestik, perusahaan juga mengoptimalkan peluang ekspor sebagai sumber pertumbuhan bisnis baru.

Sejak Juni 2026, SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk telah mengekspor lebih dari 300 ribu ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat bekerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk semen Indonesia di pasar internasional,” tulis akun resmi SIG dalam keterangan tertulisnya.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat penetrasi pasar serta memperluas penggunaan produk rendah emisi guna mendukung pembangunan berkelanjutan.