DBD Serang Lubuk Basung, 10 Warga Tertular

oleh -20 Dilihat
virus -dbd-serang-lubuk-basung,-10-orang-telah-terjangkit
Virus  DBD Serang Lubuk Basung, 10 orang telah terjangkit

Lubuk Basung – Warga Simpang Ampek Tangah, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, bergerak bersama membersihkan lingkungan dan mengingatkan warga agar mewaspadai penularan demam berdarah dengue (DBD) yang tengah merebak di kawasan permukiman tersebut.

Aksi gotong royong itu dipimpin RT setempat, Taufik Wahyudi, yang menyebut sedikitnya sudah 10 warga terjangkit DBD. Ia mengatakan warga khawatir karena nyamuk Aedes aegypti berkembang cepat di genangan air kotor.

“Makanya masyarakat kami ajak untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan,” kata Taufik, Rabu (20/5), di Lubuk Basung.

Kegiatan bersih lingkungan itu turut melibatkan Pemerintah Nagari Lubuk Basung dan Puskesmas Lubuk Basung. Wali Nagari Lubuk Basung, Dharma Ira Putra, bahkan turun langsung memimpin aksi tersebut bersama warga.

Dalam kegiatan itu, mereka membersihkan selokan, sampah, serta genangan air di ember dan botol bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Warga juga berharap Dinas Kesehatan Agam segera melakukan fogging di kawasan tersebut untuk memutus penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang diduga masih ada di lingkungan permukiman.

Taufik menyebutkan, saat ini masih ada dua pasien anak yang menjalani perawatan di RSUD Lubuk Basung.

Sementara itu, pantauan di kawasan padat penduduk seperti Surabayo dan Perumnas Talago menunjukkan belum ada kegiatan fogging dilakukan Dinas Kesehatan Agam sepanjang tahun ini, kata RK 07 Perumnas Talago, Andi Junaidi, saat dihubungi melalui telepon, Rabu (20/5).

Ia mengatakan, hingga kini belum ada fogging dari Dinas Kesehatan Agam pada tahun ini.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr. Hendri Rusdian, M.Kes., melalui WhatsApp terkait kasus DBD di Lubuk Basung belum mendapat jawaban hingga berita ini ditulis.