Pemko Padang Perluas Pasar Murah ke 24 Titik

oleh -17 Dilihat
pemko-padang-perluas-jangkauan-pasar-murah-jadi-24-titik
Pemko Padang Perluas Jangkauan Pasar Murah Jadi 24 Titik

Padang – Pemerintah Kota Padang menggelar pasar murah di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (20/5/2026), sebagai upaya menahan laju naiknya harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha.

Wali Kota Padang Fadly Amran membuka langsung kegiatan yang diinisiasi Dinas Perdagangan Kota Padang tersebut. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, serta Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama.

Fadly menegaskan, pasar murah menjadi langkah intervensi jangka pendek pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Pasar murah ini merupakan penanganan jangka pendek. Kami berharap dengan digelarnya kegiatan ini dapat meringankan beban perekonomian masyarakat Kota Padang menjelang Hari Raya Idul Adha, karena harga kebutuhan pokok seperti cabai, telur, minyak goreng, dan gula dijual di bawah harga pasar tradisional,” ujar Fadly Amran.

Ia menyebut saat ini pasar murah baru digelar di 10 titik di Kota Padang. Pemerintah, kata dia, menargetkan perluasan layanan hingga 24 titik setiap tahun melalui kolaborasi dengan berbagai instansi terkait.

Fadly juga meminta Dinas Perdagangan mengoptimalkan pasar induk sebagai instrumen pengendalian harga. Langkah itu, menurutnya, perlu didukung penguatan peran BUMD, pemanfaatan teknologi cold storage, dan sistem pergudangan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pasar murah yang telah dijadwalkan di sejumlah kecamatan.

“Kami telah mengadakan Pasar Murah di Kecamatan Padang Utara. Hari ini di Koto Tangah, dan besok di Kecamatan Kuranji. Kami berharap melalui Pasar Murah ini dapat membantu mengendalikan inflasi menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Adha,” jelas Fizlan.

Untuk menambah manfaat bagi masyarakat, Dinas Perdagangan juga menyiapkan potongan harga melalui sistem kupon. Setiap pembeli mendapat dua kupon senilai Rp5 ribu per kupon, sehingga total diskon yang diterima mencapai Rp10 ribu.