Tanah Datar – Bawaslu Tanah Datar menegaskan komitmennya memperkuat fungsi kehumasan untuk membuka akses informasi publik dan menjaga transparansi lembaga. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Dalam Kantor (RDK) di Kantor Bawaslu Tanah Datar, Rabu (22/4), dengan menghadirkan Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar sebagai narasumber.
Dalam forum tersebut, Ketua PJKIP Tanah Datar, Rezki Aryendi, menilai humas menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia mengatakan, peran itu penting agar publik bisa mengikuti seluruh kegiatan Bawaslu Tanah Datar secara lebih utuh.
“Dalam mewujudkan nilai-nilai keterbukaan informasi publik sesuai dengan UU 14 Tahun 2008, humas ini merupakan salah satu ujung tombak dan tulang punggung Bawaslu untuk menyampaikan segala bentuk kegiatan yang dilakukan agar diketahui masyarakat,” kata Rezki.
Rezki juga mendorong Bawaslu Tanah Datar agar terus memperkuat penyebarluasan informasi publik. Menurut dia, lembaga itu sudah menunjukkan komitmen terhadap keterbukaan informasi, tetapi masih perlu memperbaiki cara menyajikan pesan agar lebih mudah dipahami masyarakat.
“Kami melihat Bawaslu Tanah Datar sudah berupaya dan menunjukkan komitmennya untuk keterbukaan informasi ini, tentu kita berharap agar ke depan lebih baik lagi dalam menyajikan informasi publik sehingga publik paham terhadap pesan-pesan yang disampaikan Bawaslu itu sendiri,” ujarnya.
RDK itu turut dihadiri Ketua Bawaslu Andre Azky, Kordiv Humas Zulman Hendrizal, Kordiv Penyelesaian Sengketa Al Azhar Rasyidin, Sekretaris Armesyoni, serta sejumlah pegawai.






