Niniak Mamak Situjuah Ladang Laweh Ikuti Pembekalan Adat

oleh -165 Dilihat
dilaksanakan-di-lubuk-batingkok,-55-niniak-mamak-nagari-situjuah-ladang-laweh-ikuti-pembekalan-adat 
Dilaksanakan di Lubuk Batingkok, 55 Niniak Mamak Nagari Situjuah Ladang Laweh Ikuti Pembekalan Adat 

Limapuluh Kota – Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota memberikan pembekalan adat kepada Niniak Mamak Nagari Situjuah Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, yang dilaksanakan di luar nagari. Kegiatan peningkatan kapasitas ini berlangsung di Hotel Shago Bungsu 2, Lubuak Batingkok, mulai Kamis (3/7/2025) hingga Sabtu (5/7/2025).

Wali Nagari Situjuah Ladang Laweh, Mawardi Dt Sinaro Nan Paneh, bersama Ketua KAN Situjuah Ladang Laweh, E. Dt Tan Marajo Nan Malengong, pada Jumat (4/7/2025) menyatakan bahwa, “Sejak dunia takambang, baru sekali ini, niniak mamak kampung kami, difasilitasi pemerintah daerah, untuk kegiatan bimtek atau peningkatan kapasitas yang pelaksanaannya digelar di luar nagari kami.” Mereka menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan hasil pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky.

Selain 55 niniak mamak dan cadiak pandai Nagari Situjuah Ladang Laweh, kegiatan ini juga melibatkan 55 niniak mamak dan cadiak pandai Nagari Tungkar. Ini menjadi kali pertama di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, niniak mamak dari dua nagari berbeda mendapatkan pembekalan secara serentak. Narasumber yang dihadirkan antara lain Musrah Dahrizal Katik jo Mangkuto, DR. Wendra Yunaldi, SH, MH, Yulfian Azrial, SE, dan Tim LKAAM Limapuluh Kota.

Wali Nagari Tungkar, Yusrizal Dt Pado, dan Ketua KAN Tungkar, H. AM. Dt Bandaro Kuniang, menyampaikan ucapan terima kasih kepada M. Fajar Rillah Vesky, “Kami berterimakasih kepada anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang sudah menyalurkan aspirasi Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Pemerintah Nagari Tungkar kepada pemerintah daerah, agar dapat digelar pelatihan adat dan seragam adat. Alhamdulillah, itu dapat terlaksana melalui pokir DPRD dan rencana kerja Disdikbud Limapuluh Kota.”

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, membuka kegiatan peningkatan kapasitas ini, sementara Bupati Safni Sikumbang direncanakan akan menutup acara. Saat pembukaan, hadir Kepala Disdikbud Limapuluh Kota, Afri Efendi, bersama Plt Sekretaris Disdikbud merangkap Kabid Kebudayaan, Ali Hasan, Kasi Pelestarian Seni Budaya, Zarni Jamila, dan Camat Situjuah Limo Nagari, Rummelia.

Afri Efendi menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Rencana Kerja (Renja) Disdikbud Limapuluh Kota dan Pokir M. Fajar Rillah Vesky. “Program ini bagian dari pelestarian adat Minangkabau dan pembinaan terhadap lembaga adat di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujarnya.

M. Fajar Rillah Vesky mengapresiasi dukungan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota atas terlaksananya program ini. “Walau Pak Bupati melalui Pak Wabup dan Pak Kadisdikbud menyebut peningkatan kapasitas niniak mamak Nagari Tungkar dan Situjuah Ladang Laweh terlaksana dengan pokir kami sebagai anggota DPRD. Tapi sesungguhnya, pokir DPRD juga tak akan terlaksana, tanpa dukungan Bupati, Wabup, Tim Anggaran Pemerintah Daera. Termasuk di dalamnya Bappelitbangda, Badan Keuangan, dan Inspektorat, serta OPD Teknis atau Dinas yang memiliki Rencana Kerja. Untuk semua sinergisitas ini, kami sampaikan terima kasih seluasnya,” katanya.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Limapuluh Kota, Zulhikmi Dt Rajo Suaro, juga menyampaikan apresiasi kepada M. Fajar Rillah Vesky atas alokasi anggaran daerah untuk peningkatan kapasitas niniak mamak. “Tahun ini, ada beberapa teman-teman anggota DPRD yang pokirnya diarahkan untuk pemberdayaan adat, termasuk Fajar Rillah Vesky. Atas nama LKAAM, kami sampaikan terimakasih,” pungkasnya.