Padang – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tahun 2026 memasuki fase akhir. Hingga saat ini, total 5.071 jemaah telah berhasil kembali ke Tanah Air, menyisakan satu kelompok terbang (kloter) terakhir yang dijadwalkan segera menyusul dari Arab Saudi.
Kepastian ini menyusul tibanya Kloter 13 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Kamis (18/6/2026). Sebanyak 390 jemaah serta petugas pendamping asal Kota Padang, Tanah Datar, dan Payakumbuh mendarat dengan selamat menggunakan maskapai Garuda Indonesia tepat pukul 09.46 WIB.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, yang menyambut langsung kedatangan jemaah, menyatakan apresiasinya terhadap kelancaran operasional tahun ini. Ia menyebut seluruh tahapan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, berjalan sesuai prosedur dan jadwal yang ditetapkan.
“Alhamdulillah secara umum, baik pemberangkatan maupun pemulangan berjalan lancar sesuai SOP dan sesuai yang kita harapkan. Penerbangan juga berjalan baik, bahkan on time performance sangat terjaga,” ungkap Rifki.
Meski operasional secara keseluruhan berjalan mulus, Rifki mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah jemaah yang belum bisa dipulangkan. Mereka terpaksa tertahan di Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit setempat.
Terkait kondisi tersebut, pemerintah memastikan akan terus memantau dan bertanggung jawab penuh atas hak kepulangan para jemaah yang sakit setelah kondisi kesehatan mereka dinyatakan stabil dan layak terbang.
“Keluarga tidak perlu panik dan tidak perlu berkecil hati. Seluruh jemaah yang sakit di Arab Saudi tetap ditangani dan menjadi tanggung jawab pemerintah sampai bisa kembali ke Tanah Air,” tegas Rifki.
Catatan Debarkasi Padang menunjukkan, dari total 5.374 jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 5.071 orang telah tiba di Sumatera Barat. Khusus pada Kloter 13, terdapat satu jemaah yang wafat di Makkah karena cardiogenic shock, sementara satu lainnya telah lebih dulu dipulangkan melalui kloter berbeda karena alasan kesehatan.
Saat ini, fokus operasional beralih pada Kloter 14. Sebanyak 303 jemaah dan petugas yang tergabung dalam kloter tersebut menjadi rombongan penutup yang akan mengakhiri seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tahun 2026.






