Padang – Balai Diklat Industri (BDI) Padang memberikan sertifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada enam tenant Inkubator Bisnis Sakato pada Senin, (7/7/2025), sebagai upaya mendukung perlindungan hukum bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Acara penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di Aula Gedung B BDI Padang, dihadiri oleh sejumlah pejabat, pelaku industri kreatif, dan mitra pendamping. Selain penyerahan sertifikat, kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran resmi Program Inkubator Bisnis 2025 yang menggandeng Rencmarkh.
Kepala BDI Padang, Hermawan Setyadhi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Rencmarkh dalam proses sertifikasi. “Kami sampaikan terima kasih atas dukungan dan peran Renchmark dalam penerbitan Sertifikat Merek bagi tenant Inkubator Bisnis Sakato 2024. Berkat kerja sama ini, tenant kami kini memiliki perlindungan hukum atas merek usahanya,” ujarnya.
Hermawan menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan misi BDI Padang dalam mendorong lahirnya wirausaha industri baru. Sertifikasi merek dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) juga menjadi pondasi penting bagi pengembangan usaha berkelanjutan.
Lusda Astri, Managing Partner Kantor Hukum Renchmark, menyoroti potensi besar industri fashion di Sumatera Barat. Ia mengungkapkan keprihatinannya karena masih banyak UMKM yang belum melindungi merek usahanya. “Sumbar punya potensi industri fashion yang luar biasa. Sangat disayangkan jika pelaku usaha belum memiliki perlindungan hak kekayaan intelektual, khususnya pada merek,” ucapnya.
Ia menyebutkan, enam tenant pada program tahun 2024 telah menerima sertifikat merek dari DJKI. “Sertifikat merek sudah dapat, merek sudah terlindungi. Kini mereka bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir diganggu oknum tak bertanggung jawab,” tambahnya.
Enam tenant yang telah menerima sertifikat tersebut adalah Miftahul Jannah Fashion, Vasabina Tradition Meets Trend, Batik Jembatan Akar, AYI, Sapapeniti, dan Kameh Boutique.
Lusda juga mengajak tenant Inkubator Bisnis 2025 untuk segera mengurus HAKI sejak awal program. Menurutnya, perlindungan merek menjadi bagian penting dalam strategi bisnis jangka panjang.
Program Inkubator Bisnis Sakato memberikan pelatihan lengkap, mulai dari pengembangan produk, digital marketing, hingga pengurusan legalitas. BDI Padang berharap program ini mampu meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional dan internasional.






