Pemkab Agam Lampaui Target PAD 2025

oleh -16 Dilihat
pemkab-agam-lampaui-target-pad-di-2025
Pemkab Agam Lampaui Target PAD di 2025

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam menutup Tahun Anggaran 2025 dengan capaian keuangan yang melampaui target pendapatan daerah. Realisasi pendapatan tercatat 102,14 persen dari sasaran, sementara saldo anggaran lebih, aset, dan ekuitas daerah ikut menguat.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyampaikan capaian itu dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Agam di aula utama kantor DPRD setempat, Jumat (5/6). Dalam forum tersebut, ia juga memaparkan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.

Iqbal mengatakan, target pendapatan daerah sebesar Rp1,539 triliun berhasil terealisasi melebihi rencana. Penerimaan daerah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, dana transfer, dan pendapatan sah lainnya.

Di sisi belanja, pemerintah daerah menetapkan anggaran Rp1,577 triliun. Hingga akhir tahun, realisasinya mencapai 94,77 persen dan digunakan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer ke pemerintah nagari.

Selain pendapatan dan belanja, Pemkab Agam juga mencatat kenaikan tajam pada Saldo Anggaran Lebih. Dari posisi awal Rp39,57 miliar, SAL melonjak menjadi Rp115,48 miliar pada akhir 2025.

Berdasarkan laporan neraca, total aset Pemkab Agam per 31 Desember 2025 mencapai Rp2,203 triliun. Angka itu naik 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan kewajiban jangka pendek Rp83,19 miliar, ekuitas daerah tercatat sebesar Rp2,120 triliun. Sementara itu, laporan operasional menunjukkan surplus Rp6,07 miliar setelah memperhitungkan kegiatan non-operasional dan pos luar biasa.

Sepanjang 2025, kas bersih daerah bertambah Rp75,91 miliar. Dengan demikian, saldo akhir kas daerah ditutup pada angka Rp115,49 miliar.

Menutup paparannya, Iqbal berharap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 segera dibahas dan disahkan menjadi peraturan daerah.

“Kami berharap proses pembahasan dan persetujuan Ranperda ini dapat berjalan lancar dan tidak memerlukan waktu yang terlalu lama, sehingga proses penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat segera dimulai,” ujar Iqbal.