KPU Sumbar Gandeng Mubaligh Cegah Politik Uang di Pilkada 2024

oleh -520 Dilihat
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Patisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM KPU Provinsi Sumatera Barat, Jons Manedi melaksanakan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pemilih Pemula di SMA Pertiwi 1 Padang, Kamis, 5 September 2024.

Padang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat menggandeng Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah Sumatera Barat untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Ketua Divisi Sosialisasi KPU Sumbar, Jons Manedi, mengatakan KPU telah menetapkan 4.103.084 daftar pemilih tetap untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, dengan 10.846 tempat pemungutan suara (TPS) dan 27 TPS khusus di lokasi khusus.

“Negara yang merdeka bisa kembali dijajah dengan investasi politik. Mereka akan datang dengan membiayai proses pemilihan kepemimpinan,” kata Jons.

Jons mengajak para mubaligh Muhammadiyah untuk menyampaikan pesan-pesan demokrasi dan bahaya politik uang kepada masyarakat.

“Kekuatan KPU tidak mungkin bisa menjangkau 4 juta lebih pemilih di Sumbar tanpa bantuan para mubaligh,” ujarnya.

Jons berharap para mubaligh dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih dan menolak politik uang.

“Pemimpin yang buruk akan menang jika pemilih yang baik tidak menggunakan hak pilihnya,” imbuhnya.