Padang – Jazeera Islamic International Primary School (SD) di Kota Padang mengumumkan rencana penerapan kurikulum Cambridge secara penuh, yang akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Sekolah yang berlokasi di kawasan Belanti ini akan memulai tahun ajaran baru 2025/2026.
Menurut General Manager Jazeera Islamic International Primary School, Arlan Yuliandrie, pada hari Rabu (9/7/2025), tim pengajar telah dipersiapkan melalui pelatihan intensif oleh tim Cambridge. “Insya Allah kita akan menerapkan kurikulum Cambridge secara penuh dan full berbahasa Inggris,” ujarnya.
Kurikulum Cambridge, yang dikembangkan oleh Cambridge Assessment International Education, sebuah bagian dari University of Cambridge, diakui secara global sebagai sistem pendidikan internasional yang komprehensif.
SD Jazeera akan memadukan kurikulum Cambridge dengan studi Islam dan Al-Qur’an. Hal ini bertujuan untuk memastikan perkembangan holistik siswa dalam pengetahuan duniawi dan spiritual. “Kita mengusung moto ‘Faith, Knowledge, Excellence’,” kata Arlan. Ia menambahkan, “Kita berkomitmen untuk melahirkan generasi yang berpengetahuan luas dan berakar pada nilai-nilai Islam. Lulusan SD ini akan memberikan dampak positif di dunia yang terus berubah.”
Sekolah ini juga berupaya mendorong pemikiran kritis, kreativitas, dan keterampilan kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa hormat terhadap keberagaman dan pemahaman antarbudaya. “Kita mengintegrasikan keunggulan akademik dengan ajaran dan etika yang berlandaskan nilai-nilai Islam,” jelas Arlan, yang juga merupakan alumni Pesantren Modren Terpadu Prof Dr H Hamka.
Lima nilai inti yang diusung SD Jazeera adalah takwa, ilmu, integritas, ihsan, dan ukhuwah. Mata pelajaran yang akan diajarkan meliputi bahasa Inggris, matematika, sains, global perspective, wellbeing, komputer, studi Islam tahfiz Al-Qur’an, bahasa Indonesia, seni, dan pendidikan jasmani.
Fasilitas pendukung yang disediakan meliputi kelas modern dengan kamar mandi di setiap kelas, laboratorium komputer, musala, laboratorium sains dan TIK, perpustakaan dengan koleksi Islam dan umum, area bermain luar ruangan, kafetaria dengan makanan halal dan sehat, serta pengawasan CCTV.
“Tahun pertama ini kami buka empat kelas dan Alhamdulillah sudah terisi penuh,” pungkas Arlan. Sekolah ini juga akan resmi menjadi Cambridge Educational Partner.






