Resmikan SPPG Polres Pematang Siantar, Kapolda Sumut Dukung Generasi

oleh -127 Dilihat
resmikan-sppg-polres-pematang-siantar,-kapolda-sumut-:-wujud-nyata-dukung-generasi
Resmikan SPPG Polres Pematang Siantar, Kapolda Sumut : Wujud Nyata Dukung Generasi

Pematangsiantar – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah terkait peningkatan gizi masyarakat dengan meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polres Pematangsiantar. Peresmian yang berlangsung di Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, pada Jumat (31/10/2025), menandai langkah konkret Polri dalam berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, menyampaikan bahwa peresmian SPPG ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. “Peresmian ini bukan hanya berdirinya sebuah dapur, tetapi bukti komitmen Polri untuk hadir dan berperan aktif dalam mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara beserta pengurus, Pejabat Utama Polda Sumut, Wali Kota Pematangsiantar, Ketua DPRD, perwakilan Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Dandenpom I/1 Pematangsiantar, serta Kapolres Pematangsiantar beserta jajaran Forkopimda dan personel Polres Pematangsiantar.

Pembangunan SPPG Polres Pematangsiantar dimulai pada 11 Juli 2025, dengan luas lahan 880 meter persegi dan luas bangunan 435 meter persegi. Fasilitas ini akan melayani lebih dari 3.600 siswa dari 5 sekolah penerima manfaat, serta 388 penerima manfaat dari kelompok rentan, termasuk bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Whisnu menjelaskan bahwa SPPG dikelola melalui kerja sama antara Polres dan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) dengan dukungan Primkopol. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan penyediaan bahan, pengolahan, dan distribusi makanan bergizi berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Whisnu menekankan pentingnya pengelolaan SPPG yang profesional dan berorientasi pada keamanan pangan. Ia menegaskan bahwa setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan hingga pendistribusian, harus mengikuti standar keamanan pangan yang ketat. “Saya tidak ingin mendengar adanya kasus keracunan atau kesalahan distribusi di lingkungan SPPG Polri,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa seluruh SPPG Polri hingga saat ini mencatat zero accident tanpa kasus keracunan MBG, dan prestasi ini harus dipertahankan.

Whisnu juga mengutip pesan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya gotong-royong dan kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan rakyat. “Bapak Presiden pernah menyampaikan bahwa mungkin bagi polisi di negara lain, mengurus dapur dan jagung terasa aneh. Tapi ini Indonesia, budaya kita gotong-royong. Kalau rakyat sejahtera, kriminalitas pasti berkurang,” ujarnya mengutip pesan Presiden.

Menutup sambutannya, Whisnu mengajak seluruh jajaran Polres Pematangsiantar untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan operasional SPPG. Ia berharap fasilitas ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi satuan-satuan lainnya, serta menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Mari kita wujudkan Polri yang hadir, peduli, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Semoga SPPG Polres Pematangsiantar menjadi pelopor pengelolaan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya.