Bank Nagari Perkuat Ekonomi UMKM Perantau di Riau

oleh -17 Dilihat
perkuat-ekonomi-perantau,-bank-nagari-teken-kerja-sama-strategis-dengan-ikm-dan-umkm-di-riau
Perkuat Ekonomi Perantau, Bank Nagari Teken Kerja Sama Strategis dengan IKM dan UMKM di Riau

Pekanbaru – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Provinsi Riau kini mendapatkan dukungan akses perbankan yang lebih luas. Langkah ini terealisasi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank Nagari Cabang Pekanbaru dengan IKM terkait pengelolaan keuangan dan layanan perbankan, Sabtu (20/6/2026).

Kesepakatan strategis ini mencakup integrasi sistem pengelolaan rekening, transaksi keuangan, layanan pembayaran digital, hingga penyaluran pembiayaan bagi UMKM yang memiliki potensi berkembang. Penandatanganan tersebut dilakukan bertepatan dengan agenda pengukuhan pengurus IKM Provinsi Riau yang dihadiri ratusan perantau Minang.

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, hadir langsung untuk menyaksikan prosesi tersebut. Kehadiran jajaran manajemen bank ini menegaskan keseriusan pihak perbankan dalam memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha di lingkungan perantau.

Ketua Umum IKM, Andre Rosiade, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antarsesama perantau merupakan kunci utama dalam memacu roda ekonomi. “Kolaborasi ini penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perantauan,” ujar Andre.

Bank Nagari optimistis bahwa kemitraan ini akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih profesional bagi anggota IKM. Dengan akses layanan keuangan yang inovatif dan mudah, UMKM binaan diharapkan mampu lebih berdaya saing serta memiliki manajemen keuangan yang lebih tertata.

Selain jajaran pengurus IKM dan perwakilan Bank Nagari, acara pengukuhan dan penandatanganan PKS ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wali Kota Pekanbaru, serta sejumlah kepala daerah dari Sumatra Barat. Sinergi ini ditargetkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat inklusi keuangan bagi masyarakat Minang di perantauan.