Dua Putra-Putri Sumbar Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

oleh -10 Dilihat

Padang – Keberhasilan pembinaan generasi muda di Sumatera Barat kembali membuahkan hasil membanggakan. Dua pelajar asal daerah ini, Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang, resmi terpilih menjadi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.

Kepastian ini didapat setelah keduanya dinyatakan lolos verifikasi ketat yang dilakukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, mengonfirmasi bahwa kedua putra-putri tersebut berhasil menyisihkan puluhan kandidat lainnya melalui serangkaian seleksi panjang.

“Alhamdulillah, ada dua orang perwakilan kita dinyatakan lolos seleksi nasional. Keduanya itu adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang,” ujar Mursalim.

Sebelum menembus panggung nasional, Ahmad dan Ulya harus bersaing ketat dengan 86 peserta dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat dalam seleksi provinsi pada 8-13 Mei 2026. Mereka sukses melewati berbagai tahapan berat, mulai dari tes wawasan kebangsaan, intelijensia, kesehatan, hingga uji kompetensi baris-berbaris dan kepribadian.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menilai pencapaian ini sebagai bukti efektifnya program pembinaan karakter yang dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kualitas kader muda Sumbar yang mampu bersaing di level nasional.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Artinya, pembinaan generasi muda di Sumatera Barat berjalan baik dan mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah di tingkat nasional,” kata Mahyeldi di Padang, Selasa (23/6/2026).

Mahyeldi berharap prestasi ini bisa menjadi pemacu semangat bagi pelajar lain untuk terus berkarya. Ke depan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memperkuat wadah kepemimpinan bagi generasi muda agar terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Sebagai langkah selanjutnya, kedua wakil Sumbar tersebut dijadwalkan menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) selama 45 hari. Mereka akan ditempa di Desa Bahagia, Jakarta, mulai Juli mendatang sebagai persiapan bertugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara, Agustus 2026.

Sementara itu, peserta yang lolos seleksi di tingkat provinsi namun belum terpilih ke nasional, akan menjalani pemusatan pelatihan di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar pada 1-18 Agustus 2026. Program ini menjadi upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.