Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan rencana pelebaran akses jalan menuju Terminal Anak Air untuk memperlancar mobilitas warga dan kendaraan. Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam upaya meningkatkan kenyamanan transportasi publik di kawasan tersebut.
Pada Senin (11/5/2026), tim gabungan dari Dinas PUPR Kota Padang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumbar, Dinas Perhubungan Kota Padang, dan perwakilan Kecamatan Koto Tangah turun langsung ke lokasi. Peninjauan dilakukan untuk menyesuaikan rencana pembangunan dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pelebaran jalan itu menjadi salah satu prioritas yang tengah dikejar pemerintah daerah. Menurut dia, tahap saat ini berfokus pada penyelarasan desain dengan kondisi lahan yang tersedia.
“Fokus kami saat ini adalah sinkronisasi antara desain rencana dengan kondisi lahan yang ada. Ini juga merupakan bagian dari arahan Pak Wali Kota terkait peningkatan akses ke Terminal Anak Air. Kami sedang dalam tahap penyusunan desain yang disesuaikan dengan kondisi eksisting,” ujar Malvi Hendri.
Ia menjelaskan, jalan yang saat ini lebarnya sekitar 6 meter akan ditambah di sisi kiri dan kanan. Dalam rancangan awal, masing-masing sisi akan diperlebar sekitar 1 hingga 2 meter.
“Kami mencoba mendesain penambahan ruang sekitar 1 hingga 2 meter di setiap sisi. Dengan demikian, lebar jalan total bisa mencapai sekitar 9 hingga 10 meter, sehingga kendaraan besar dapat melintas lebih leluasa,” katanya.
Rencana pelebaran jalan itu sebenarnya sudah masuk pembahasan sejak beberapa tahun lalu. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda akibat pandemi COVID-19.
Malvi menyebut, koordinasi dengan Balai Jalan menunjukkan rencana jalan lebar 20 meter telah ada sejak 2019. Karena pandemi, proyek tersebut belum bisa dijalankan sesuai jadwal.
“Koordinasi kami dengan Balai Jalan menunjukkan bahwa rencana pembangunan jalan lebar 20 meter ini sudah ada sejak tahun 2019. Namun, kendala pandemi sempat menunda pelaksanaannya. Kami berupaya menindaklanjuti dan menjemput kembali rencana ini agar realisasi jalan yang lebar ini dapat terwujud,” ungkapnya.
Pemko Padang berharap pelebaran akses tersebut dapat membuat arus menuju Terminal Anak Air lebih lancar dan memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar. Pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa penguatan koordinasi dengan pihak kecamatan dan sosialisasi kepada masyarakat agar proses pembangunan berjalan mulus.






