Pelatihan Koperasi Kelurahan Merah Putih Perkuat Ekonomi Mikro

oleh -172 Dilihat
97-pengurus-ikuti-pelatihan-peningkatan-kapasitas koperasi-kelurahan-merah-putih-tahun-2025
97 Pengurus Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi Kelurahan Merah Putih Tahun 2025

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh berupaya meningkatkan kemampuan pengurus koperasi melalui pelatihan khusus. Sebanyak 94 pengurus dari 47 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 November 2025, di Hotel Mangkuto Syariah Payakumbuh.

Asisten III Setdako Payakumbuh, Ifon Satria, yang mewakili Wali Kota Payakumbuh dalam pembukaan acara, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat peran koperasi dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. “Pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas pengurus dalam manajemen keuangan, digitalisasi usaha, dan tata kelola organisasi,” ujarnya. Ia menambahkan, dengan tata kelola yang kuat, koperasi dapat menjadi penyangga ekonomi warga.

Menurut Ifon, koperasi di tingkat kelurahan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi mikro, termasuk usaha rumahan dan pedagang kecil. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan diversifikasi usaha agar koperasi tetap relevan dengan perubahan pola pasar. “Inovasi dan diversifikasi usaha menjadi satu-satunya jalan agar koperasi dapat bertahan. Koperasi harus adaptif terhadap kebutuhan ekonomi mikro yang dinamis,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, menyatakan bahwa KDKMP harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat terkait akses layanan permodalan dan pendampingan usaha. “Kami mendorong KDKMP menjadi pusat layanan ekonomi mikro di kelurahan. Koperasi harus mampu menyediakan akses permodalan yang mudah, aman, dan terjangkau bagi pelaku UMKM dan usaha kecil,” katanya.

Faizal menambahkan, KDKMP juga dapat memperluas unit usaha berbasis kebutuhan lokal, seperti penyediaan sembako dan jasa simpan pinjam. Ia berharap pengurus koperasi dapat memahami manajemen modern agar lebih cepat membaca peluang usaha dan melayani kebutuhan anggota. “Inilah yang kami inginkan: koperasi hadir sebagai solusi ekonomi sehari-hari,” pungkasnya. Ifon mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada komitmen pengelola dan berharap pelatihan ini menjadi momentum kebangkitan bagi kemajuan koperasi di wilayah masing-masing.