Jakarta – Anggota DPR RI Nevi Zuairina menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi bangsa. Hal ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional pada 12 November.
Menurut Nevi, ayah memiliki peran yang lebih luas dari sekadar pencari nafkah. “Ketika kita berbicara tentang keluarga yang kuat, maka di dalamnya ada sosok ayah yang penuh kasih, tegas dalam prinsip, dan hadir dalam setiap langkah pertumbuhan anak-anaknya,” ujarnya di Jakarta.
Sebagai istri dari mantan Gubernur Sumatera Barat periode 2010-2020, Nevi menekankan bahwa ayah yang bijak tidak hanya mendidik dengan perkataan, tetapi juga melalui teladan dan doa. Ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga bagi para ayah. Kebijakan tersebut mencakup fleksibilitas waktu kerja dan perlindungan sosial bagi pekerja informal.
Nevi menegaskan bahwa peringatan Hari Ayah harus menjadi momentum untuk mengembalikan makna luhur ayah sebagai pemimpin keluarga yang aktif dalam pendidikan anak dan kesejahteraan rumah tangga. “Peringatan Hari Ayah seharusnya menjadi momentum untuk mengembalikan makna luhur ayah sebagai pemimpin keluarga yang berperan aktif dalam pendidikan anak dan kesejahteraan rumah tangga,” tegasnya.
Politisi PKS ini mengajak generasi muda untuk tidak melupakan jasa ayah, baik yang masih ada maupun yang telah tiada. Ia menambahkan bahwa ungkapan terima kasih dari anak adalah hadiah terbesar bagi seorang ayah. “Sebuah pelukan, doa, dan ungkapan terima kasih dari anak adalah hadiah terbesar bagi seorang ayah. Mari kita jadikan Hari Ayah bukan hanya seremoni, tetapi refleksi mendalam akan nilai kasih dan pengorbanan,” katanya.
Nevi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meneguhkan kembali semangat keluarga yang saling menguatkan, dengan ayah sebagai sosok pemimpin penuh kasih, penjaga nilai, dan inspirasi bagi masa depan bangsa. “Melalui momen ini, Hari Ayah ini, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meneguhkan kembali semangat keluarga yang saling menguatkan, dengan ayah sebagai sosok pemimpin penuh kasih, penjaga nilai, dan inspirasi bagi masa depan bangsa,” tutupnya.






