Pekanbaru – SMA Negeri 17 Pekanbaru menyambut siswa-siswi baru dengan antusiasme tinggi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 Juli 2025 hingga 11 Juli 2025, menandai dimulainya Tahun Pelajaran 2025/2026.
Sekolah yang tergolong baru ini menunjukkan keseriusannya dalam membangun pendidikan yang berfokus pada aspek akademik, pengembangan karakter, dan nilai kebangsaan. Pembukaan MPLS dilakukan secara langsung oleh kepala sekolah, yang menyampaikan visi dan misi sekolah kepada para peserta didik baru.
“Kita sampaikan pula berbagai program strategis sekolah yang bertujuan memotivasi siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi sejak dini,” ujar kepala sekolah.
Selain kepala sekolah, para wakil kepala sekolah turut memberikan materi mengenai kurikulum pembelajaran, tata tertib, serta pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai warga sekolah. Mereka juga memperkenalkan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta konsep Wiyata Mandala.
“Mereka juga memperkenalkan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, beragam kegiatan ekstrakurikuler, serta konsep Wiyata Mandala yakni sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar dan tumbuh,” ungkap kepala sekolah.
Narasumber dari luar sekolah, termasuk Bawaslu Provinsi Riau, memberikan materi tentang nilai-nilai demokrasi dan peran generasi muda dalam menjaga integritas bangsa. Materi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) juga diberikan kepada siswa-siswi baru.
Kepala sekolah menekankan bahwa pihaknya bertekad menjadikan SMAN 17 Pekanbaru sebagai sekolah yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di Riau, baik dalam prestasi akademik maupun non-akademik. Pembentukan karakter Pancasilais sejak dini juga menjadi fokus utama.
“Kami ingin peserta didik baru memahami bahwa mereka semua memiliki potensi besar. SMAN 17 Pekanbaru akan menjadi rumah kedua yang mendorong mereka tumbuh menjadi pribadi beriman, berdedikasi, dan luar biasa, sesuai motto sekolah kami yaitu SMANTUBEL Bedelau – Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berdedikasi dan Luar Biasa,” pungkas kepala sekolah.
Tujuan pelaksanaan MPLS meliputi pengenalan potensi diri siswa, membantu siswa beradaptasi, menumbuhkan motivasi dan semangat belajar, mengembangkan interaksi positif, menumbuhkan perilaku positif, serta membangun pendidikan karakter melalui wawasan kebangsaan dan bela negara.
Dengan pelaksanaan MPLS yang komprehensif, SMAN 17 Pekanbaru telah memulai langkah awal dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan inklusif. Semangat guru dan siswa bersatu untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan ilmu, karakter, dan semangat kebangsaan.






