Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus mendorong pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka kegiatan Deklarasi Bukit Karamuntiang yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas (IKA Faperta Unand), Sabtu (7/2/2026).
Pembukaan ditandai dengan penanaman simbolis satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Padang.
Mahyeldi mengapresiasi inisiatif IKA Faperta Unand yang selaras dengan kebijakan pembangunan Provinsi Sumbar 2025-2029.
Kebijakan itu meliputi penguatan ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan strategis dan daerah aliran sungai.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian lintas generasi dalam memperkuat kesadaran publik terhadap pengelolaan lingkungan dan ketahanan wilayah,” kata Mahyeldi.
Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat konservasi sumber daya alam, pengendalian alih fungsi lahan, rehabilitasi kawasan kritis, serta pengembangan sistem pertanian yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.
Deklarasi Bukit Karamuntiang menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat luas dalam pelestarian lingkungan.
“Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan ini menjadi hal yang sangat penting dan perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Mahyeldi menekankan pentingnya perawatan dan pengasuhan pohon yang ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra, menyambut baik program IKA Faperta Unand sebagai kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan penguatan pembangunan berkelanjutan di Sumbar.
Universitas Andalas memiliki lahan seluas hampir 500 hektare, yang sebagian besar merupakan kawasan hutan kampus.
Kawasan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai kawasan hijau serta menjadi percontohan penanaman pohon produktif yang dikelola secara berkelanjutan.
Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unand, Dr. Gusmini, menjelaskan bahwa gerakan ini mengusung konsep Pohon Asuh.
Konsep ini menekankan tanggung jawab peserta tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap lingkungan.
IKA Faperta Unand bersama Fakultas Pertanian Universitas Andalas menegaskan komitmen untuk menghijaukan Sumbar melalui penanaman dan pemeliharaan pohon produktif secara berkelanjutan melalui Deklarasi Bukit Karamuntiang dan kegiatan AgricultuRUN.
Usai pembukaan, Gubernur Sumbar bersama rombongan melakukan penanaman pohon secara simbolis, disaksikan jajaran perguruan tinggi, perangkat daerah, alumni, dan komunitas lingkungan.






