Honda Menara Agung Edukasi Keselamatan Berkendara Siswa MAN 2

oleh -12 Dilihat
70-siswa-man-2-padang-ikuti-pelatihan-safety-riding-dari-honda-menara-agung
70 Siswa MAN 2 Padang Ikuti Pelatihan Safety Riding dari Honda Menara Agung

Padang – Keselamatan berlalu lintas bagi pelajar kini menjadi fokus utama pihak sekolah dan Main Dealer Honda Menara Agung di Padang. Sebanyak 70 siswa MAN 2 Padang diberikan pembekalan khusus untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Abu Bakar Shiddiq ini menekankan pentingnya membangun kesadaran disiplin bagi siswa yang membawa kendaraan ke sekolah. Edukasi ini merupakan bagian dari program Sinergi Bagi Negeri untuk menciptakan budaya berkendara yang aman di kalangan remaja.

Instruktur Safety Riding PT Menara Agung, Riandy Mondru, menyoroti bahwa faktor kelalaian manusia menjadi penyebab dominan kecelakaan. Ia memperingatkan siswa untuk menghindari kebiasaan bermain ponsel dan perilaku terburu-buru saat berkendara.

“Pengendara perlu mengendalikan emosi serta menjaga jarak aman di jalan,” ujar Riandy di hadapan para peserta.

Selain perilaku, siswa juga dibekali metode teknis bernama BA-RE-LA-BA untuk memastikan kondisi kendaraan. Metode ini mewajibkan pengendara memeriksa ban, rem, lampu, dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

Tak hanya itu, siswa diperkenalkan dengan teknik 4T, yaitu Tunggu Sejenak, Tengok Kiri, Tengok Kanan, dan Tengok Kiri kembali saat akan melintas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan siswa terhadap situasi lalu lintas di sekitar mereka.

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif tersebut sebagai upaya preventif. Wakil Kepala Bidang Humas MAN 2 Padang, Al Anshari, menyatakan bahwa madrasah menerapkan aturan ketat bagi siswa yang berkendara, termasuk kewajiban memakai helm.

“Safety untuk berkendara itu sangat penting. Jika kita ingin selamat, tentu ada langkah-langkah dan prosedurnya,” tegas Al Anshari.

Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai aturan lalu lintas sangat krusial bagi siswa. Oleh karena itu, madrasah mendorong siswanya untuk menerapkan ilmu yang didapat guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.