Dorong UMKM Tanah Datar Go Digital dengan Teknologi

oleh -6 Dilihat
program-nagari-creative-hub-mulai-tunjukkan-dampak-nyata-bagi-masyarakat
Program Nagari Creative Hub Mulai Tunjukkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Tanah Datar – Upaya pelaku UMKM di Nagari Pangian untuk menembus pasar nasional melalui Nagari Creative Hub (NCH) kini terbentur masalah daya tahan produk. Keterbatasan teknologi pengawetan pangan menjadi hambatan utama agar produk lokal bisa dikirim ke luar daerah dengan aman.

Ketua Satgas NCH Nagari Pangian, Zilnovita Zainal, mengungkapkan bahwa potensi produk UMKM sebenarnya sangat besar untuk dipasarkan secara luas. Namun, tanpa teknologi pengawetan yang memadai, jangkauan pasar mereka masih terbatas.

“Produk kita sebenarnya banyak, tapi kendala terbesar adalah bagaimana makanan bisa bertahan lebih lama. Kami membutuhkan teknologi pengawetan yang baik agar bisa dipasarkan secara nasional melalui platform digital,” ujar wanita yang akrab disapa Elok Piko ini, Rabu (29/7/2026).

Saat ini, UMKM setempat telah merambah pemasaran digital dengan menjual rendang belut hingga minuman kesehatan melalui siaran langsung di TikTok @nch.pangian setiap malam. Untuk mendukung operasional tersebut, Satgas NCH turut melibatkan mahasiswa KKN guna mendampingi pelaku usaha dalam sistem pembayaran digital dan teknis live streaming.

Elok Piko mengakui bahwa kehadiran para mahasiswa sangat krusial dalam mempercepat adaptasi teknologi di kalangan pelaku usaha. “Kami terus belajar sambil berjalan. Mahasiswa banyak membantu kami memahami cara melakukan live TikTok hingga pengelolaan pesanan,” tutur Elok.

Selain kendala teknis, tantangan regenerasi sumber daya manusia juga menjadi sorotan. Banyak pemuda setempat yang cakap teknologi memilih merantau, sehingga menyulitkan proses pencarian host untuk kegiatan live shopping.

Kendala lainnya meliputi pemenuhan syarat administrasi seperti sertifikasi halal serta menjaga konsistensi produksi. Elok menegaskan bahwa keberlanjutan pasokan bahan baku menjadi fokus utama agar produk UMKM Pangian tetap kompetitif di pasar modern.

Di luar sektor ekonomi, NCH kini berkembang menjadi pusat ekosistem kreatif bagi masyarakat. Fasilitas ini rutin digunakan warga untuk berbagai kegiatan pelestarian budaya, mulai dari latihan silek, randai, hingga sanggar senam.