Payakumbuh – Sinergi antara pemerintah kota, lembaga sosial, dan organisasi perantau membuahkan bantuan bagi masyarakat Payakumbuh. Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Payakumbuh dan organisasi perempuan perantau Indo Jalito Peduli menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Acara penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Selasa (21/10/2025), dengan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan perwakilan organisasi. Bantuan yang disalurkan meliputi 130 paket sembako, masing-masing senilai Rp250 ribu, berisi 10 kilogram beras, satu lapiak telur, dan dua liter minyak goreng. Selain itu, Indo Jalito Peduli bersama LKKS juga memberikan bantuan senilai Rp10 juta untuk mendukung program pengolahan sampah di Kota Payakumbuh.
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indo Jalito Peduli. “Suatu kebanggaan bagi kami, mewakili Pemko dan masyarakat Payakumbuh, dikunjungi oleh organisasi sosial dari perkumpulan perempuan hebat asal Sumbar yang dikenal berkiprah di bidang sosial, seni, dan budaya untuk membangun daerah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanganan kemiskinan. “Bantuan yang diberikan hari ini tentu sangat dinanti dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Elzadaswarman juga mengapresiasi upaya LKKS Kota Payakumbuh dalam melakukan verifikasi faktual terhadap calon penerima manfaat. “Kepada penerima manfaat, kami berpesan agar bantuan ini digunakan dengan sebaik-baiknya, sehingga memberikan manfaat bagi seluruh pihak,” pesannya.
Ketua Umum LKKS Kota Payakumbuh, Eni Zulmaeta, menyampaikan terima kasih kepada Indo Jalito Peduli atas konsistensinya dalam berkontribusi pada kegiatan sosial di Kota Payakumbuh. “Program ini sangat membantu masyarakat dan memberikan sedikit kelapangan bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa sebagian dana bantuan akan digunakan untuk kegiatan pengolahan dan daur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomi. “Kami berharap program ini dapat berkelanjutan agar tidak ada lagi masyarakat yang rentan secara ekonomi dan agar Kota Payakumbuh semakin bersih,” harapnya.
Ketua Umum Indo Jalito Peduli, Asri Asgani, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian para perempuan perantau terhadap masyarakat di daerah asalnya. “Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami. Semoga ke depan Indo Jalito Peduli dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Salah seorang penerima manfaat, Gadis, warga Kelurahan Tiakar, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Harga kebutuhan sekarang cukup tinggi, jadi bantuan seperti ini terasa besar manfaatnya. Terima kasih kepada pemerintah dan Indo Jalito Peduli yang sudah peduli dengan warga kecil seperti kami,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda, Ketua 1 LKKS Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, Ketua 2 LKKS Chece Rida Ananda, Camat se-Kota Payakumbuh, serta para penerima manfaat.






