Kelurahan KPIK Intensifkan Koordinasi Pemulihan Pascabencana

oleh -15 Dilihat
Lurah KPIK, Doni

Padang – Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK) mempercepat pendataan warga yang terdampak banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir 2025 lalu. Pendataan dilakukan agar bantuan serta pemulihan ekonomi bisa disalurkan lebih tepat sasaran.

Lurah KPIK, Doni, mengatakan pihaknya masih mengonsolidasikan data warga terdampak sebelum diteruskan ke instansi terkait sesuai kebutuhan penanganan masing-masing.

“Saat ini, kita terus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan stakeholder lain. Secara bertahap, data warga terdampak kita input dan kita kirimkan ke instansi terkait seperti PUPR untuk persoalan perumahan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, hingga Dinas Koperasi dan UMKM,” ujar Doni saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Doni, pola tersebut dibuat agar setiap persoalan warga ditangani oleh organisasi perangkat daerah yang berwenang. Ia menegaskan, kebutuhan masyarakat setelah bencana tidak hanya soal sandang dan pangan, tetapi juga pemulihan mata pencaharian.

“Yang paling penting saat ini bagaimana ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat bencana bisa bangkit kembali secara bertahap. Kita terus memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat dan kembali membangun kehidupan mereka,” katanya.

Doni menyebut semangat kebangkitan warga juga disampaikan melalui slogan “KPIK Bangkit Pascabencana”. Slogan itu, kata dia, menjadi dorongan agar masyarakat tetap optimistis selama masa pemulihan.

“Kita ingin masyarakat bangkit dari bencana dan mampu meraih kondisi ekonomi yang lebih baik ke depannya. Itu yang terus kita dorong bersama,” tutupnya.