Payakumbuh – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat dan pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Payakumbuh. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para korban yang kehilangan mata pencaharian akibat musibah tersebut.
Bantuan beras yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Provinsi Sumatera Barat diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Halaman Kantor Pos Payakumbuh.
“Semoga bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban para korban yang terdampak,” ujar Mahyeldi saat menyerahkan bantuan.
Menurut Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, kebakaran yang terjadi pada 26 Agustus 2025 lalu telah berdampak pada sekitar 274 kepala keluarga atau 912 jiwa. Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Pak Gubernur kepada para korban yang terdampak musibah kebakaran,” ungkap Zulmaeta. Ia menambahkan bahwa bantuan dari berbagai daerah terus berdatangan, menunjukkan semangat kebersamaan dan persaudaraan.
Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Iqbal Ramadipayana, menjelaskan bahwa penyaluran beras CPP sebanyak 4.104 kg bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan pedagang yang terdampak bencana kebakaran. Ia juga menjelaskan mekanisme pengajuan bantuan CPP bagi pemerintah kabupaten/kota yang mengalami bencana.
“Mekanisme pengusulan cukup sederhana yakni dengan mengajukan surat permohonan bantuan dari Pemerintah Daerah yang terdampak kepada Gubernur, dengan disertai data lokasi dan jumlah masyarakat calon penerima bantuan,” jelas Iqbal.
Dalam acara tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada empat perwakilan korban kebakaran, yaitu Nanda Fernando (18 kg untuk 4 jiwa), Satrianda Fitri Yeni (18 kg untuk 4 jiwa), Sri Novia (22,5 kg untuk 5 jiwa), dan Fazria (22,5 kg untuk 5 jiwa).






