Banjir Landa Taratak, Warga Berjuang Dapatkan Air Bersih!

oleh -116 Dilihat
krisis-air-bersih-pasca-banjir,-warga-taratak-tampatiah-batangkapas-butuh-donasi
Krisis Air Bersih Pasca Banjir, Warga Taratak Tampatiah Batangkapas Butuh Donasi

Batangkapas – Warga Kampung Padang Galundi Taratak Tampatiah, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengalami krisis air bersih akibat jembatan gantung yang putus diterjang banjir pada 27 November 2025. Kerusakan jembatan tersebut menyebabkan jaringan perpipaan air bersih ikut terputus.

Sekjen DPP PKPS, Bakri M, mengungkapkan kondisi tersebut saat mengunjungi kampung tersebut pada Jumat (26/12/2025).

“Air bersih menjadi kesulitan utama kami sejak jembatan gantung putus. Banyak warga kesulitan mandi karena jaringan perpipaan ikut rusak,” ujar seorang tokoh pemuda setempat.

Menurutnya, perbaikan jaringan perpipaan membutuhkan biaya sekitar Rp35 juta. Warga kesulitan untuk bergotong royong membangun kembali jaringan tersebut karena kondisi ekonomi yang sulit.

“Kami, 150 KK warga Padang Galundi, sangat membutuhkan air bersih. Kami berharap Pemkab Pessel dan pihak lain dapat memprioritaskan masalah ini dalam penanganan pasca-banjir,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bakri M menyarankan agar masyarakat setempat menggalang donasi untuk memperbaiki jaringan perpipaan. Sebagai langkah awal, DPP PKPS memberikan bantuan tunai.

Ketua Litbang DPP PKPS, Dr. Budhi Mulyadi Dt. Bandaro Sati, juga merespons cepat dengan menyatakan akan menggerakkan penggalangan donasi untuk perbaikan jaringan perpipaan.

“Meskipun pembangunan jembatan menjadi tanggung jawab pemerintah, krisis air bersih yang dialami 150 KK warga Taratak Tampatiah harus segera diatasi,” pungkas Budhi Mulyadi.