Api Hanguskan Toko di Padang, Kerugian Capai Ratusan Juta

oleh -377 Dilihat
kebakaran-landa-deretan-toko-di-jalan-samudra,-kerugian-capai-rp300-juta
Kebakaran Landa Deretan Toko di Jalan Samudra, Kerugian Capai Rp300 Juta

Padang – Kebakaran yang melanda kawasan pertokoan di Jalan Samudra, Purus, Padang Barat, Minggu dini hari, menimbulkan kerugian besar bagi para pelaku usaha. Lima unit toko hangus dilalap api, menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang merespons cepat laporan kebakaran yang diterima pada pukul 05.35 WIB. “Unit kami diberangkatkan pada pukul 05.38 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian,” kata Rinaldi, Kabid Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 06.10 WIB.

Menurut Rinaldi, api melahap toko-toko yang disewakan kepada sejumlah pedagang. Saksi mata melaporkan melihat asap dan api pertama kali muncul dari sebuah kedai kopi. Saksi tersebut segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” ujar Rinaldi, seraya menambahkan bahwa luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 15 x 8 meter persegi. Petugas pemadam kebakaran juga berhasil menyelamatkan tiga bangunan di sekitarnya dengan nilai aset sekitar Rp600 juta.

Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang. Tiga penyewa toko yang terdampak adalah Zulhendri (48), Pipit Suryani (44), dan Ade Saputra (37), yang menjalankan usaha kuliner, penyewaan motor mainan, dan penjualan makanan.

Karena lokasi kebakaran berada di area padat pertokoan dan jalan utama, proses evakuasi dan pemadaman dilakukan dengan sangat hati-hati. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, didukung oleh 30 personel dari Damkar, kepolisian, dan tim medis Dinas Kesehatan Kota Padang.

Tio (28), seorang saksi mata, menuturkan bahwa api tiba-tiba membesar dan merambat dengan cepat ke toko-toko lain. “Asap dan api sudah tinggi saat saya lihat, saya langsung hubungi damkar,” ungkapnya.

Rinaldi mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha di kawasan padat, untuk memastikan keamanan instalasi listrik dan peralatan usaha guna mencegah kejadian serupa.