Terminal Bukit Surungan Siap Gelar Arena Balap

oleh -284 Dilihat
terminal-bukit-surungan-padang-panjang-bakal-kembali-dihidupkan-jadi-arena-balap
Terminal Bukit Surungan Padang Panjang Bakal Kembali Dihidupkan jadi Arena Balap

Padang Panjang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga otomotif di wilayah tersebut. Hal ini dibuktikan dengan peninjauan yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama dengan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, ke Terminal Bukit Surungan (Busur) pada Jumat (4/7/2025).

Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi kondisi terkini terminal, khususnya ruas jalan di sekitar area yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan. Selain itu, terminal yang dulunya dikenal sebagai lokasi balap motor (road race), direncanakan untuk diaktifkan kembali sebagai arena balap di Sumatera Barat.

“Kondisinya memang perlu perhatian,” ujar Vasko, seperti dikutip dari Kominfo. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan mendorong upaya perbaikan, terutama untuk mendukung infrastruktur yang memiliki fungsi ganda.

Vasko juga menyoroti potensi besar Terminal Busur untuk kembali menjadi pusat kegiatan olahraga otomotif, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM di sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Allex menyambut baik perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Padang Panjang siap berkolaborasi secara penuh dalam merevitalisasi terminal dan mendukung pengembangan olahraga otomotif.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan,” kata Allex. Ia menambahkan bahwa Terminal Busur memiliki sejarah dan potensi yang besar. “Jika dirawat dan difungsikan kembali sebagai sirkuit balap, ini akan menjadi kebanggaan dan peluang besar bagi kota kita,” tegasnya.

Allex juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mengawal proses perbaikan infrastruktur jalan dan menyiapkan skema pemanfaatan terminal secara produktif, tanpa mengabaikan fungsi utamanya sebagai fasilitas transportasi publik.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perhubungan, Hendra Putra, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya.