Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai melirik skema pembiayaan kreatif di luar APBD untuk membiayai pembangunan daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan Debt Management Unit (DMU) guna mempersiapkan penerbitan Sukuk Daerah pada tahun 2027.
Sebagai langkah awal, Pemprov Sumbar menggelar pelatihan intensif bagi aparatur terkait di Aula Kantor Bappeda Sumbar, Senin (3/8/2026). Pelatihan ini menjadi fondasi penting untuk membangun ekosistem keuangan daerah yang profesional dan akuntabel.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menekankan bahwa ketergantungan pada APBD harus segera dikurangi demi mempercepat pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Menurutnya, kehadiran DMU akan menjadi motor penggerak dalam mengelola risiko hingga menentukan kelayakan proyek strategis.
“DMU nantinya bertugas menyusun strategi pembiayaan daerah, menganalisis kapasitas fiskal, mengelola risiko, menyiapkan kajian kelayakan proyek, hingga memastikan kesiapan aset yang dapat dibiayai melalui berbagai skema pembiayaan,” ujar Mahyeldi.
Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari pemerintah pusat dan lembaga internasional. Asisten Deputi Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, menilai langkah ini sebagai terobosan strategis bagi daerah dalam menghadapi keterbatasan fiskal.
“Harapan kami, SDM yang dibentuk melalui pelatihan ini mampu mengelola pembiayaan daerah secara profesional dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan pembiayaan pembangunan yang inovatif,” ungkap Yuli.
Senada dengan hal tersebut, Deputi Country Director ADB Indonesia, Kania Satwika Dipora, menyatakan bahwa pembentukan DMU akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap tata kelola keuangan Sumbar. Transparansi dan keberlanjutan menjadi kunci utama agar skema pembiayaan ini diminati pasar.
Pelatihan yang berlangsung hingga 7 Agustus 2026 ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sejumlah pakar dari Kementerian Keuangan, Bappenas, OJK, Kemenko Perekonomian, hingga ADB dihadirkan untuk membekali peserta dengan kompetensi teknis yang mumpuni.






