Batusangkar – Sebanyak 63 calon anggota Paskibraka Tanah Datar tahun 2026 resmi memulai masa pendidikan dan pelatihan (diklat) intensif. Mereka dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, membuka langsung kegiatan tersebut di Gazebo Indo Jolito, Selasa (4/8/2026). Ia menekankan bahwa para peserta merupakan aset berharga yang mengemban tanggung jawab besar bagi bangsa.
“Kalian adalah generasi pilihan yang dipercaya mengemban tugas mulia,” tegas Ahmad Fadly saat memberikan arahan kepada para peserta.
Selama 14 hari ke depan, para calon anggota Paskibraka akan digembleng secara fisik dan mental di Lapangan Cindua Mato serta Islamic Centre Batusangkar. Fokus pelatihan diarahkan pada pembentukan kedisiplinan dan semangat pengabdian.
Kepala Badan Kesbangpol Tanah Datar, Hendra Setyawan, menuturkan bahwa pihaknya mengadopsi sistem “Desa Bahagia”. Metode ini memadukan pelatihan fisik, wawasan kebangsaan, hingga literasi digital untuk memperkuat karakter peserta.
Para peserta yang terpilih merupakan talenta terbaik hasil seleksi ketat dari 168 pelajar di 25 sekolah. Bahkan, dua di antaranya berhasil menembus seleksi untuk mewakili Tanah Datar di tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Di sela kegiatan diklat, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga meluncurkan gerakan nasionalisme melalui pengumpulan 4.471 Bendera Merah Putih. Ribuan bendera dari 55 instansi tersebut nantinya akan dibagikan ke rumah warga dan kendaraan untuk menyemarakkan perayaan kemerdekaan.
Wabup Ahmad Fadly turut memberikan instruksi khusus kepada para pelatih. Ia menuntut pembinaan maksimal agar lahir anggota Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga profesional dalam menjalankan tugas negara.






