Irman Gusman Dorong Percepatan Dana Pemulihan Sumatera Rp6 Triliun

oleh -9 Dilihat
irman-gusman-apresiasi-mendagri-yang-dorong-percepatan-pencairan-anggaran-tambahan-rp6-triliun-untuk-pemulihan-sumatera
Irman Gusman Apresiasi Mendagri yang Dorong Percepatan Pencairan Anggaran Tambahan Rp6 Triliun untuk Pemulihan Sumatera

Jakarta – Senator asal Sumatera Barat, Irman Gusman, mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pencairan anggaran pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera senilai Rp6 triliun. Percepatan dana ini dinilai sebagai kunci utama dalam membangkitkan kembali sektor ekonomi dan sosial masyarakat yang terdampak.

Irman menyatakan bahwa masyarakat di daerah bencana sangat bergantung pada rehabilitasi infrastruktur dan lahan agar roda ekonomi dapat kembali berputar. Menurutnya, langkah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang mengusulkan percepatan anggaran tersebut merupakan kebijakan tepat yang patut diapresiasi.

“Upaya percepatan pencairan anggaran ini patut diapresiasi. Masyarakat di daerah terdampak membutuhkan penanganan yang cepat agar proses pemulihan dapat segera berjalan,” ujar Irman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2026).

Anggaran sebesar Rp6 triliun tersebut rencananya akan menyasar empat sektor vital. Rinciannya mencakup sektor pertanian sebesar Rp2,6 triliun, perikanan Rp1,5 triliun, pendidikan keagamaan dan rumah ibadah sebesar Rp4,8 triliun, serta bantuan UMKM sebesar Rp600 miliar.

Irman menekankan, sektor-sektor tersebut merupakan denyut nadi ekonomi masyarakat setempat. Oleh karena itu, ia meminta agar penyaluran bantuan nantinya dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kita berharap proses persetujuan dan pencairan anggaran ini dapat dilakukan secepat mungkin, sehingga pemerintah pusat dan daerah bisa bergerak lebih cepat,” tegas anggota Komite I DPD RI tersebut.

Selain kecepatan, Irman menyoroti pentingnya sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi yang baik dinilai menjadi penentu efektivitas rehabilitasi agar manfaat bantuan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.