Pemko Payakumbuh Latih Budidaya Jamur dan Bagikan Baglog

oleh -25 Dilihat
pemko-payakumbuh-gelar-pelatihan-budidaya-jamur-tiram-dan-serahkan-bantuan-6.000-baglog
Pemko Payakumbuh Gelar Pelatihan Budidaya Jamur Tiram dan Serahkan Bantuan 6.000 Baglog

Payakumbuh – Sebanyak 40 keluarga di Kota Payakumbuh menerima bantuan 6.000 baglog jamur tiram sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga.

Program yang dipusatkan di Aula Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh pada Rabu (24/6/2026) ini menyasar keluarga miskin yang masuk dalam kategori rentan pangan.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar subsidi sosial, melainkan stimulus produktif. Ia berharap masyarakat dapat mengelola jamur tiram sebagai sumber nutrisi keluarga sekaligus peluang usaha mandiri.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah tangga. Keluarga yang mampu memproduksi kebutuhan pangannya sendiri akan lebih tangguh menghadapi gejolak harga pasar,” ujar Elzadaswarman.

Menurutnya, budidaya jamur tiram menjadi solusi tepat karena prosesnya yang mudah, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain itu, jamur tiram kaya akan protein dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi gizi anak-anak guna mencegah stunting.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menjelaskan bahwa penerima bantuan dipilih berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan tahun 2025. Sejumlah wilayah prioritas tersebut meliputi Kelurahan Talang, Napar, Taratak Padang Kampuang, dan Parambahan.

“Setiap peserta menerima 150 baglog siap panen. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan asupan gizi keluarga dan menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” jelas Edvidel.

Pemerintah Kota Payakumbuh juga menghadirkan praktisi budidaya jamur, Fitri Afriani, sebagai narasumber untuk memotivasi para peserta. Keberhasilan Fitri yang mampu membiayai pendidikan hingga berprestasi ke luar negeri berkat budidaya jamur diharapkan menjadi inspirasi bagi warga penerima bantuan untuk lebih gigih dalam mengelola usaha mereka.