Wawako Elzadaswarman Hadiri Wisuda Iqra dan Khatam Quran TPQ

oleh -16 Dilihat
wawako-elzadaswarman-hadiri-wisuda-iqra-dan-khatam-quran-tpq-mudarma-surau-palito-jannah
Wawako Elzadaswarman Hadiri Wisuda Iqra dan Khatam Quran TPQ Mudarma Surau Palito Jannah

Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh menekankan pentingnya pendidikan keagamaan sebagai tameng utama generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, dalam perayaan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Iqra IV di TPQ Mudarma Surau Palito Jannah, Senin (15/6/2026).

Elzadaswarman menegaskan, pembentukan karakter anak sejak dini melalui pendidikan berbasis surau merupakan investasi jangka panjang yang krusial. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan akhlak generasi penerusnya.

“Gawai dan pengaruh lingkungan menjadi tantangan nyata bagi tumbuh kembang anak saat ini. Membiasakan mereka dekat dengan masjid dan Al-Qur’an adalah langkah terbaik untuk membentengi masa depan mereka,” ujar Elzadaswarman saat melepas peserta pawai khatam.

Ia menambahkan, Pemkot Payakumbuh berkomitmen penuh mendukung eksistensi TPQ. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kapasitas guru mengaji hingga penyediaan sarana pendidikan yang memadai, sejalan dengan visi daerah untuk menciptakan generasi yang maju dan bermartabat.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 68 santri mengikuti prosesi wisuda yang terdiri dari 46 peserta khatam Al-Qur’an, 14 peserta wisuda Iqra, serta delapan peserta lomba hafalan Surah Al-Fatihah. Elzadaswarman mengingatkan para santri agar tidak berhenti belajar setelah prosesi ini berakhir.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari. Jangan berhenti membaca dan mengamalkan isinya sebagai penuntun dalam melangkah,” pesannya.

Sementara itu, Pengelola TPQ Mudarma, Refdinel, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan lembaganya kembali menggelar wisuda setelah sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa kembali melaksanakan kegiatan ini. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus membina anak-anak agar tetap mencintai Al-Qur’an,” tutur Refdinel.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, ninik mamak, dan tokoh masyarakat terus terjalin. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di Surau Palito Jannah agar pendidikan keagamaan di lingkungan tersebut semakin berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak anak-anak.