Polres Tanah Datar Tanam Seribu Pohon Cegah Bencana

oleh -18 Dilihat
polres-tanah-datar-tanam-seribu-pohon-mitigasi-bencana-alam
Polres Tanah Datar Tanam Seribu Pohon Mitigasi Bencana Alam

Batusangkar – Polres Tanah Datar menanam 1.000 pohon di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Jumat (12/6/2026), sebagai upaya menekan risiko banjir bandang sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Kegiatan bertajuk “Menanam Harapan untuk Bumi” itu menjadi tahap kedua dari program penghijauan yang dijalankan Polres Tanah Datar. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, mengatakan penanaman pohon merupakan langkah berkelanjutan untuk memperkuat daya dukung ekosistem di daerah tersebut.

Ia menyebut kegiatan itu diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi pencegahan bencana, tetapi juga menjadi amal jariah bagi semua pihak yang terlibat.

“Semua ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kita dalam mengantisipasi banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar,” ujar Nur Ichsan di lokasi kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyambut baik gerakan tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Abdurahman Hadi, menilai inisiatif kepolisian itu sangat penting di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata.

Menurut Abdurahman, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.

“Dengan menggalakkan penanaman pohon, kita tidak hanya berupaya menanggulangi potensi banjir secara ekologis, tetapi juga menyelamatkan masa depan anak cucu kita,” katanya.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan Kodim 0307 Tanah Datar, Pengadilan Negeri Batusangkar, dan Dinas Pertanian.

Dukungan terhadap aksi tersebut datang dari berbagai unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga aliansi mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar.

Acara dibuka dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh para pejabat yang hadir.

Setelah itu, penanaman dilakukan serentak oleh seluruh undangan, personel kepolisian, dan mahasiswa di area yang telah disiapkan.