Payakumbuh Sambut Prajurit Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri 131

oleh -258 Dilihat
wako-ikut-sambut-prajurit-satgas-pamtas-ri–papua-nugini-(png)-batalyon-infanteri-131/braja-sakti
Wako Ikut Sambut Prajurit Satgas Pamtas RI–Papua Nugini (PNG) Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti

Payakumbuh – Ratusan prajurit Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) telah kembali ke markas mereka. Upacara penyambutan berlangsung di Markas Yonif 131/Braja Sakti, Kamis (6/11/2025), dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan.

Sebanyak 449 personel telah menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan selama periode 2024-2025. Wali Kota Payakumbuh, turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi atas pengabdian para prajurit. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Payakumbuh, kami menyambut dengan penuh kebanggaan kepulangan para prajurit terbaik,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tugas berat di perbatasan telah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan cinta tanah air.

Selain ungkapan kebanggaan, Wali Kota juga menyampaikan rasa duka cita atas gugurnya satu personel selama menjalankan misi. “Semoga arwah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kebanggaan atas pengorbanannya,” tuturnya.

Panglima Kodam XX/Tuanku Imambonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, memimpin langsung upacara penyambutan tersebut. Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para prajurit yang telah menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan. “Pengorbanan kalian tidak hanya menjaga batas negara, tetapi juga menjaga kehormatan bangsa. Kalian adalah kebanggaan kami,” tegasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan sipil, termasuk Komandan Resor Militer 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud, Komandan Lantamal II Padang Kolonel Laut (P) Mulyadi, S.E., CRMP., M.Tr.Opsla, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito, serta jajaran Forkopimda dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Kehadiran para pejabat mencerminkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keutuhan dan keamanan negara. Setelah penugasan di perbatasan, para personel akan diberikan waktu istirahat sebelum kembali bertugas.