Wawako Padang: Bundo Kanduang Kendalikan Pendidikan, Hindari Tawuran Remaja

oleh -249 Dilihat
wawako-padang-maigus-nasir-:-nasib-anak-cucu-ada-ditangan-bundo-kanduang
Wawako Padang Maigus Nasir : Nasib Anak Cucu Ada Ditangan Bundo Kanduang

Padang – Pemerintah Kota Padang menyoroti peran penting keluarga, khususnya ibu, dalam mencegah kenakalan remaja dan meningkatkan kualitas pendidikan anak. Hal ini mengemuka dalam Sosialisasi Penguatan Lembaga Adat yang dihadiri oleh Bundo Kanduang se-Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengungkapkan kegelisahannya atas maraknya tawuran yang melibatkan remaja. “Tawuran terjadi pada malam hari, tentunya ini cukup membuat kita gusar,” ujarnya saat membuka acara sosialisasi di Balai Kota Padang, Senin (3/11/2025).

Menurut Maigus, tawuran dan kriminalitas seringkali disebabkan oleh anak-anak yang berkeliaran tanpa tujuan jelas, membentuk kelompok-kelompok yang rentan gesekan. Ia juga menyoroti tingginya angka putus sekolah di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang. “56 persen di antaranya karena pergaulan, berhenti sekolah karena dibawa teman,” jelasnya, merujuk pada data yang menunjukkan lebih dari 17.000 anak di Sumatera Barat tidak bersekolah, dengan 7.000 di antaranya berada di Kota Padang. Selain faktor pergaulan, masalah ekonomi dan kebutuhan khusus juga menjadi penyebab anak tidak bersekolah.

Maigus menekankan bahwa pendidikan keluarga adalah fondasi utama dalam mengontrol dan membimbing anak. “Pendidikan paling utama itu di keluarga, Bundo (ibu) yang paling menguasai,” katanya. Ia menambahkan bahwa peran Bundo Kanduang sangat krusial dalam menentukan masa depan anak. “Nasib anak cucu ada di tangan Bundo Kanduang, apakah anak membawa rahmat atau bencana, semua itu Bundo yang menentukan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Padang, Jasman, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat peran Bundo Kanduang dalam mewariskan nilai-nilai adat, budaya, dan agama kepada generasi muda. Kegiatan yang bertajuk “Peran Bundo Kanduang dalam Mewariskan Nilai-Nilai Adat Budaya dan Agama Bagi Generasi Muda untuk Mendukung Smart Surau” ini melibatkan 110 Bundo Kanduang dari berbagai nagari di Padang.

“Karena kita tahu, Bundo Kanduang merupakan pilar terdepan dalam upaya mewariskan nilai-nilai adat, budaya dan agama bagi generasi muda untuk mendukung Smart Surau. Sebab itu eksistensi Bundo Kanduang di tengah mayarakat keluarga generasi muda akan berdampak positif terhadap kelancaran program Smart Surau,” pungkas Jasman. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Padang, Srihayati Maigus Nasir.