Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Maritim, Wagub Dorong Penambahan Alutsista

oleh -244 Dilihat
latgab-kesiapsiagaan-kecelakaan-kapal,-wagub-vasko-minta-helikopter-ke-basarnas
Latgab Kesiapsiagaan Kecelakaan Kapal, Wagub Vasko Minta Helikopter ke Basarnas

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berupaya meningkatkan sinergi antar lembaga dalam menghadapi potensi bencana maritim. Hal ini terungkap saat Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menghadiri Latihan Gabungan Kesiapsiagaan Kecelakaan Kapal yang berlangsung di Dermaga Bungus.

“Alhamdulillah, Sumbar dipilih menjadi tuan rumah latihan gabungan ini,” ujar Vasko, Selasa (26/8/2025), menekankan pentingnya kegiatan tersebut dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat.

Lebih lanjut, Vasko menyoroti perlunya peningkatan sarana dan prasarana pendukung operasi pencarian dan pertolongan. Pemprov Sumbar, kata dia, telah mengusulkan penambahan alutsista, termasuk helikopter, kepada Basarnas. “Kami sudah sampaikan ke Basarnas, kalau bisa ada helikopter untuk ditempatkan di Sumbar,” ungkapnya, dengan harapan respon terhadap bencana dapat dilakukan lebih cepat, baik di darat, laut, maupun udara.

Optimisme terhadap kesiapan Sumbar dalam menghadapi ancaman bencana juga diungkapkan oleh Vasko, berkat dukungan penuh dari berbagai pihak seperti Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan instansi lainnya. Ia pun mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa agar Sumbar selalu dilindungi.

Sementara itu, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi penghalang utama dalam pelaksanaan operasi SAR. “Efisiensi pasti ada dampaknya, tapi kita bisa meminimalisir dengan memberdayakan seluruh potensi dari luar Basarnas,” jelasnya. Kolaborasi lintas sektor, menurutnya, menjadi kunci untuk memastikan penanganan tetap berjalan maksimal.

Noer Isrodin menambahkan bahwa Sumatera Barat memiliki kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari letusan gunung berapi, tanah longsor, hingga kecelakaan laut. Latihan gabungan ini, kata dia, menjadi penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi antar pihak.

Basarnas sendiri telah menempatkan dua kapal besar di Mentawai dan Padang, serta sejumlah peralatan lain seperti rigid inflatable boat (RIB). Dukungan dari unsur eksternal seperti Polair, TNI AL, dan Kemenhub dinilai mampu memperkuat proteksi terhadap potensi kecelakaan di perairan Sumbar.

Dengan adanya latihan gabungan ini, Sumbar menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan maritim dan meningkatkan koordinasi lintas sektor demi melindungi masyarakat dari berbagai ancaman di wilayah perairan.