Padang – Menjelang Kongres IKA VII Universitas Andalas (Unand), sejumlah tokoh alumni mulai menyatakan kesiapan untuk bersaing memperebutkan posisi ketua umum. Kongres yang dijadwalkan berlangsung di ZHM Premiere Hotel Padang pada Sabtu (29/11) mendatang, diprediksi akan menjadi ajang pertarungan ide dan gagasan untuk kemajuan organisasi alumni.
Anggota DPR RI, Shadiq Pasadigoe, secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi tersebut. Rencananya, Shadiq akan mendaftarkan diri secara resmi pada hari ini (26/11). “Demi menegakkan marwah IKA Unand, saya siap maju. Tak penting kalah atau menang,” ujarnya dalam sebuah pertemuan di Padang, menegaskan komitmennya terhadap organisasi.
Keputusan Shadiq untuk maju, muncul setelah adanya indikasi bahwa ketua umum IKA Unand saat ini juga akan kembali mencalonkan diri. Shadiq memandang IKA Unand sebagai wadah bagi seluruh alumni Unand yang berjumlah sekitar 160 ribu orang. “Bukan milik segelintir orang,” tegasnya, menekankan pentingnya kontribusi dari seluruh alumni. Ia menambahkan, “Kalau nanti pemilihan ketum harus melalui voting, saya siap. Walaupun harus berhadapan dengan ketum IKA Unand demisioner bila bersangkutan kembali maju.”
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh alumni, termasuk Maigus Tinus, Shadiq menyoroti perlunya pembaharuan di tubuh IKA Unand. Ia menilai bahwa selama ini kiprah organisasi tersebut kurang terlihat, baik bagi almamater maupun bagi para alumni.
Senada dengan hal tersebut, Insannul Kamil PhD, menyampaikan harapan agar organisasi alumni dapat lebih berperan dalam mengayomi almamater dan alumni. “Kita jelas berharap, siapapun terpilih menjadi ketum IKA Unand mendatang, harus banyak berbuat untuk alumni dan almamater. Artinya, hanya demi kepentingan sesaat, rugi kita selama lima tahun mendatang,” pungkasnya.






