PWI Sumbar Kecam Perusakan Kantor Solsel

oleh -35 Dilihat
pwi-sumbar-kecam-perusakan-kantor-pwi-solsel
PWI Sumbar Kecam Perusakan Kantor PWI Solsel

Padang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat mengecam keras perusakan kantor Sekretariat PWI Kabupaten Solok Selatan yang terjadi pada Senin (18/6/2026) malam. Organisasi pers itu menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam alasan apa pun.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies mengatakan kasus itu kini sudah ditangani kepolisian setelah Ketua PWI Solok Selatan melapor ke Polres Solok Selatan. Karena itu, PWI menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat.

“Kalau sudah dilaporkan, kita serahkan penanganannya kepada pihak berwajib,” ujar Widya dalam keterangan resmi di Padang, Selasa (19/5/2026).

Ia juga mengimbau seluruh insan pers, khususnya anggota PWI Sumbar, untuk tetap tenang dan tidak terpancing suasana yang berkembang. Widya meminta wartawan tetap menjunjung prinsip kerja profesional dan kode etik jurnalistik.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumbar, Sawir Pribadi, menegaskan perusakan fasilitas PWI merupakan tindak kriminal.

“Apapun alasannya, merusak fasilitas PWI adalah kriminal. Kita berharap Polres Solok Selatan bergerak cepat sebelum pelaku kabur. Potensi itu ada karena kasus ini juga viral di media sosial,” kata Sawir.

Sementara itu, Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon mengatakan dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solok Selatan pada Senin (18/5/2026) dan berharap laporan itu segera ditindaklanjuti.

Berdasarkan informasi sementara yang diterima, terduga pelaku disebut merupakan remaja yang diduga sedang mengonsumsi narkoba. Belakangan, area kantor sekretariat menjadi relatif sepi setelah Kantor Dinas Kominfo kabupaten pindah lokasi.

Hingga kini, kondisi kantor sekretariat sekaligus kantor PWI Solok Selatan masih terlihat rusak. Kaca jendela pecah dan kursi plastik berwarna biru juga ikut dirusak.

Kondisi sepi di sekitar kantor diduga dimanfaatkan sekelompok remaja. Sebelumnya, kelompok yang sama juga disebut sempat melempar batu ke arah kantor PWI Solok Selatan.

Asisten I Pemkab Solok Selatan Taufik Effendi mengatakan tidak ada indikasi sabotase terhadap kerja jurnalistik di daerah itu. Ia menyebut ada dugaan remaja yang merusak kantor berada di bawah pengaruh narkoba. Sementara itu, tidak ada barang kantor yang hilang.

Setelah menerima laporan, Polres Solok Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.