Puskesmas Dharmasraya Tingkatkan Kesehatan Ibu Bayi Lewat Inovasi

oleh -345 Dilihat
puskesmas-sungai-rumbai-dharmasraya-hadirkan-inovasi-bidadari-naun-pisan
Puskesmas Sungai Rumbai Dharmasraya Hadirkan Inovasi Bidadari Naun Pisan

Dharmasraya – UPT Puskesmas Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, berupaya menekan angka kematian ibu dan bayi melalui inovasi pelayanan kesehatan bernama Bidadari Naun Pisan. Program ini, yang secara harfiah berarti “Bidan Datang dengan Asuhan Mandiri dan Menabung untuk Persalinan pada Keluarga,” menyasar langsung keluarga dan komunitas.

Inisiatif yang mulai berjalan awal Januari 2022 ini, merupakan respons terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi pada tahun sebelumnya. Perencanaan dan sosialisasi program telah dilakukan sejak November 2021 melalui kegiatan Lokmin Linsek.

Menurut Kepala TU Puskesmas Sungai Rumbai, Sartika Wulandari, program Bidadari Naun Pisan menyasar seluruh ibu hamil, suami, dan anggota keluarga. “Fokusnya adalah pemberian edukasi menyeluruh mengenai kehamilan, persalinan, dan risiko kesehatan ibu,” ujarnya. Kunjungan rumah oleh bidan, bersama kader, PKK, dan pemerintahan nagari menjadi kunci pendekatan program ini.

Salah satu aspek penting dari program ini adalah membekali keluarga dengan pengetahuan untuk menyiapkan jaminan kesehatan dan dana persalinan sejak dini. “Dengan pendekatan baru ini, keluarga diajak aktif membaca buku KIA sebelum kunjungan, lalu berdiskusi bersama bidan saat pertemuan untuk memperkuat pemahaman mereka,” tutur Sartika.

Program ini juga mengadopsi sistem jimpitan, yaitu menabung sedikit demi sedikit untuk membantu biaya persalinan. Sartika menjelaskan, “Upaya ini terbukti mendorong kemandirian keluarga dalam merawat ibu hamil dan bayi baru lahir.” Selain kesiapan finansial, jimpitan juga menjadi sarana penguatan solidaritas sosial di tingkat komunitas.

Sebelum adanya inovasi ini, banyak ibu hamil dan keluarga yang tidak memperoleh informasi kesehatan secara menyeluruh, sehingga kurang siap menghadapi risiko selama kehamilan dan persalinan.

Inovasi ini telah menunjukkan hasil nyata, termasuk peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta peningkatan kesiapan menghadapi persalinan. “Bidadari Naun Pisan menjadi contoh bagaimana pendekatan berbasis keluarga dan kolaboratif dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rumbai,” pungkas Sartika.