Makkah – Tim Pengawas Haji DPR RI mendorong pemerintah memperbaiki layanan jemaah haji Indonesia di Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada musim haji berikutnya. Anggota Timwas Haji DPR RI, Andre Rosiade, menargetkan fasilitas di kawasan Armuzna dapat naik dari kategori D menjadi C-Plus.
Dorongan itu disampaikan Andre dalam rapat kerja persiapan puncak haji bersama Amirul Hajj di Al-Qimmah Hall, Makkah, Minggu (24/5/2026). Dalam pertemuan itu, ia menekankan perlunya efisiensi anggaran agar pembenahan layanan bagi jemaah bisa berjalan lebih optimal.
Andre menilai peningkatan fasilitas di Armuzna bisa dimulai dari efisiensi pengelolaan akomodasi di Makkah. Ia mengusulkan pemerintah menerapkan kontrak hotel jangka panjang dengan skema kerja sama lima tahun, namun pembayaran tetap dilakukan per tahun.
“Dengan kontrak lima tahun, kita akan mendapatkan harga yang lebih murah. Dari margin keuntungan harga tersebut, kita bisa mengalokasikan dananya untuk membenahi fasilitas di Armuzna,” ujar Andre.
Menurut dia, skema itu dapat menjadi solusi transisi yang efektif untuk meningkatkan kenyamanan jemaah. Ia juga menyebut langkah tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Kampung Haji di Arab Saudi.
Andre optimistis Indonesia bisa melakukan lompatan kualitas pelayanan jika efisiensi dari kontrak jangka panjang segera diterapkan. Ia berharap target peningkatan fasilitas ke kategori C-Plus dapat tercapai pada musim haji tahun depan.






