Pompa Air Tenaga Surya Diedukasikan di Nagari Tanjung Barulak, PKM FT Unand Kuatkan Ketahanan Pangan

oleh -445 Dilihat
pompa-air-tenaga-surya-diedukasikan-di-nagari-tanjung-barulak,-pkm-ft-unand-kuatkan-ketahanan-pangan
Pompa Air Tenaga Surya Diedukasikan di Nagari Tanjung Barulak, PKM FT Unand Kuatkan Ketahanan Pangan

Padang – Universitas Andalas (Unand) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di Sumatera Barat melalui penerapan teknologi tepat guna. Fakultas Teknik (FT) Unand menjadi garda depan dalam inisiatif ini, dengan fokus pada solusi irigasi berkelanjutan berbasis energi terbarukan.

Pada tanggal 4 Juli 2025, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) FT Unand, di bawah pimpinan Insannul Kamil, melakukan edukasi mengenai pompa air tenaga surya di Nagari Tanjung Barulak, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Dekan FT Unand, Is Prima Nanda, menjelaskan bahwa fakultasnya berupaya memberikan solusi konkret untuk permasalahan pengairan lahan pertanian. “Kegiatan sosialisasi bertajuk Penerapan Teknologi Energi Terbarukan: Solar Pump sebagai Solusi Irigasi Berkelanjutan di Nagari Tanjung Barulak direspon positif masyarakat pedesaan,” ujarnya pada Kamis (17/7/2025).

Masyarakat setempat, menurut Is Prima Nanda, sangat antusias dengan potensi solusi irigasi berbasis energi terbarukan ini. Mereka berharap teknologi ini dapat mengatasi masalah pengairan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian FT Unand akan mengembangkan dan memperkenalkan prototipe sistem Solar Pump yang akan diuji coba langsung di Nagari Tanjung Barulak. “Teknologi ini dirancang agar dapat diaplikasikan secara praktis, efisien, dan terjangkau oleh petani lokal,” kata Is Prima Nanda.

Prototipe Solar Pump menggunakan energi surya sebagai sumber tenaga untuk memompa air dari sumber air ke tempat yang lebih tinggi atau ke sistem irigasi. Komponen utamanya meliputi panel surya, pompa air, kontroler, dan baterai. Sistem ini dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk irigasi pertanian, penyediaan air minum, dan pengairan tambak.

Kelebihan sistem ini adalah penggunaan energi surya yang terbarukan dan ramah lingkungan, biaya operasional yang rendah, kemudahan penggunaan, serta kesesuaian untuk daerah terpencil yang tidak memiliki akses ke jaringan listrik.

Tim PKM ini terdiri dari Insannul Kamil sebagai ketua tim, Ridwan selaku Manajer Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Nurhamidah selaku Manejer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dendi Adi Saputra, Prima Fithri, dan Febi Putri Yastari. Dekan Is Prima Nanda, Wakil Dekan I Muhammad Ilhamdi Rusydi, dan Wakil Dekan II Devi Chandra juga turut bergabung dalam kegiatan ini.

Is Prima Nanda berharap masyarakat dapat memahami manfaat energi terbarukan dan mengimplementasikan teknologi ini secara mandiri untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.