Perkuat Moderasi, 125 Mahasiswa PAI UNP Kunjungi Rumah Ibadah Multi-Agama

oleh -16 Dilihat
Pelepasan Kegiatan Oleh Kepala Departemen IAI. Foto : Istimewa
Pelepasan Kegiatan Oleh Kepala Departemen IAI. Foto : Istimewa

Padang – Sebanyak 125 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang (UNP), mengikuti kegiatan Studi Lapangan ke rumah ibadah multi-agama dan ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Barat  pada 10-18 Juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenali keberagaman agama yang ada di Indonesia.

Melalui kegiatan ini juga, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan keyakinan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kuliah lapangan dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah Studi Agama-Agama Dr. Ahmad Kosasih, M.Ag. dan Rido Putra, M.Ag., bekerja sama dengan Pembimas Kanwil Kemenag Sumatera Barat.

Sebelum ke lapangan, kegiatan dilepas serta diberi arahan oleh Kepala Departemen Ilmu Agama Islam, Prof. Dr. Alfurqan, M.Ag.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi lima kelompok. Setiap kelompok berkesempatan mengunjungi satu lokasi keagamaan, yang meliputi Gereja Santo Fransiskus Assisi, Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Maranatha, Pura Jagatnatha, Vihara Buddha Warman, dan Kantor FKUB Sumatera Barat.

Sebanyak dua kelompok peserta melakukan kunjungan ke rumah ibadah umat Katolik dan Kristen Protestan pada Rabu (10/6/2026).

Kelompok pertama yang terdiri dari 31 orang mengunjungi Gereja Santo Fransiskus Assisi, dengan Pembimas Katolik, Mathias H. Sujono, S.Fil. bertindak sebagai narasumber.

Gereja Katolik St. Fransiskus Asissi Padang
Gereja Katolik St. Fransiskus Asissi Padang. Foto : Istimewa

Sementara itu, kelompok kedua yang berjumlah 34 orang menyambangi Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Maranatha Padang.

Dalam kunjungan tersebut, Pdt. Tiur Corriani Hutapea, A.Md.Sk., Sm.Th., S.Pd.K. hadir memberikan materi selaku narasumber.

Keesokan harinya, Kamis (11/6/2026), giliran dua kelompok lainnya yang berkunjung ke rumah ibadah umat Hindu dan Buddha.

Kelompok ketiga sebanyak 30 orang mendatangi Pura Jagatnatha Sumatera Barat di Parupuk Tabing, dengan narasumber Pinandita Made Subawa dan Harnilis Iduh A.

Adapun kelompok keempat yang juga berjumlah 30 orang berkunjung ke Vihara Buddha Warman bersama Narasumber Romo Sudharma.

Rangkaian agenda ini dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Barat pada Kamis (18/6/2026).

Rombongan peserta disambut langsung oleh Ketua FKUB Sumatera Barat, Prof. Dr. Duski Samad, M.Ag., yang sekaligus bertindak sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta aktif mendiskusikan isu toleransi beragama di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat.

Salah seorang peserta studi lapangan, Gilang Putra Mayumi, menilai pemahaman terhadap keberagaman agama merupakan bekal krusial bagi calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini penting untuk membangun sikap moderat, inklusif, dan bijaksana di tengah masyarakat yang majemuk.

“Melalui studi lapangan ini, kami berharap nilai-nilai kerukunan antarumat beragama semakin kuat, serta mampu menumbuhkan semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Gilang.

Sementara itu, peserta lainnya, Shindi Ardila Yusria, menilai studi lapangan tersebut sangat penting dilakukan.

Menurutnya, selain mempelajari teori di dalam kelas, terjun langsung ke lapangan dapat memperdalam pemahaman mahasiswa.

Luaran dari kuliah lapangan tersebut berupa artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional serta prosiding terindeks Scopus, sebagaimana yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, kegiatan ini adalah bentuk nyata integrasi antara SDG 16 (Perdamaian dan Toleransi) dan SDG 4 (Pendidikan Multikultural) dalam dunia perguruan tinggi.