Pemko Padang Panjang Gelar FGD Bahas Arah Kebijakan Pembangunan

oleh -136 Dilihat
pemko-padang-panjang-gelar-fgd-bahas-arah-kebijakan-pembangunan-dan-penyelenggaraan-pemerintahan
Pemko Padang Panjang Gelar FGD Bahas Arah Kebijakan Pembangunan dan Penyelenggaraan Pemerintahan

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas strategi percepatan pembangunan daerah. Acara yang diadakan pada Jumat (31/10/2025) di Hall Lantai III Balai Kota ini, bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat langkah-langkah dalam mencapai visi dan misi kepala daerah untuk periode 2025-2030.

Wali Kota Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, para asisten, staf ahli, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam FGD tersebut. Selain itu, sejumlah narasumber dari berbagai bidang seperti Eka Marianti, Eko Yance, Yusrizal KW, Edi Idrizal, Nasir Ahmad, M. Nur Idris, dan Tomi Iskandar juga diundang untuk memberikan masukan dan rekomendasi strategis.

Dalam sambutannya, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi kepada para narasumber atas kehadiran dan kontribusi mereka. “Kita berharap forum ini menjadi ruang inovasi dan pertukaran gagasan yang melahirkan solusi atas berbagai permasalahan yang kita hadapi, baik di bidang pemerintahan, pendidikan, hukum, sosial, ekonomi kreatif, pariwisata, maupun komunikasi dan literasi,” ujarnya.

Hendri Arnis juga menekankan pentingnya merumuskan hasil diskusi menjadi rekomendasi konkret yang dapat dijadikan landasan kerja dan arah kebijakan Pemko ke depan. “Kegiatan yang belum terserap dalam program harus kita maksimalkan kembali. Di tengah kondisi efisiensi anggaran, kita perlu semakin kreatif dan inovatif agar pembangunan tetap berjalan optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

Allex Saputra menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencapai visi pembangunan daerah. “Kita harus menyatukan tekad membangun Padang Panjang yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kami yakin visi dan misi Wali Kota akan tercapai, dan Padang Panjang bisa menjadi kota yang maju, inovatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Eka Marianti, salah satu narasumber, menyoroti potensi besar Padang Panjang di sektor pariwisata, pendidikan, dan ekonomi kreatif. “Potensi ini harus kita kelola secara maksimal. Pariwisata bukan hanya soal kunjungan, tetapi juga tentang bagaimana menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan karakter kota yang religius, edukatif, dan berbudaya,” jelasnya.