Pemkab Agam Ajukan Rp858 Miliar Perbaiki Infrastruktur Pascabencana

oleh -18 Dilihat
pemkab-agam-usulkan-anggaran-rp858-miliar-untuk-pemulihan-infrastruktur-pascabencana
Pemkab Agam Usulkan Anggaran Rp858 Miliar untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Agam – Pemulihan infrastruktur vital yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam kini bergantung pada alokasi dana pusat. Pemerintah Kabupaten Agam resmi mengajukan usulan bantuan anggaran sebesar Rp858,98 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Proposal tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Agam, Benni Warlis, kepada Menteri PU Dody Hanggodo saat melakukan peninjauan langsung di lapangan, Jumat (31/7).

Lokasi yang ditinjau Menteri PU meliputi jalur strategis mulai dari ruas Manggopoh-Padang Lua hingga akses Kelok 44-Malalak. Kunjungan ini menjadi momen krusial bagi pemerintah daerah untuk memaparkan kondisi infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Rencananya, anggaran jumbo tersebut akan dibagi ke dalam dua kategori utama. Sebanyak Rp392,73 miliar dialokasikan untuk perbaikan 35 ruas jalan kabupaten.

Sementara itu, sisanya yakni Rp466,25 miliar diusulkan untuk 11 paket pekerjaan strategis. Dana ini mencakup perbaikan jalan provinsi hingga penggantian empat jembatan yang terputus atau rusak berat.

Benni Warlis menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini merupakan kebutuhan mendesak. Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran ekonomi dan keselamatan mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Kami berterima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Agam,” ujar Benni.

Bupati menyoroti ruas jalan Manggopoh-Padang Lua sebagai prioritas utama. Jalur tersebut dinilai sebagai urat nadi perekonomian yang harus segera dinormalisasi fungsinya.

Proyek perbaikan ini nantinya mencakup rehabilitasi struktur jalan, penanganan titik longsor, hingga pembangunan drainase modern. Benni memastikan pihaknya akan terus mengawal proposal ini melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

Dukungan pusat disebut menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana di wilayah tersebut. Kehadiran Kepala BWS dan Kepala Dinas BMCKTR Sumbar dalam kunjungan itu pun memperkuat koordinasi antarinstansi terkait pembangunan infrastruktur di daerah.