Padang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, menyerukan kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, untuk menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum introspeksi diri. Seruan ini ditujukan untuk memperbaiki niat dan memperkuat tekad dalam membangun bangsa yang lebih bermartabat dan berkeadilan.
Dalam keterangannya, Nevi menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriyah, melainkan mengandung makna historis dan spiritual yang mendalam. Ia menuturkan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan tentang perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan dalam membawa perubahan yang lebih baik bagi umat manusia.
“Tahun Baru Islam harus menjadi momen reflektif bagi kita semua,” ungkap Nevi. “Bukan hanya soal perayaan, tetapi bagaimana kita mengoreksi arah hidup, memperbaiki akhlak, dan memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat dan bangsa.”
Politisi dari PKS ini juga menekankan pentingnya solidaritas dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Menurutnya, umat Islam harus menjadi pelopor dalam menjaga perdamaian, menyebarkan kebaikan, serta memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat.
Legislator yang dikenal aktif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, anak, UMKM, dan petani ini berharap agar semangat hijrah dapat menjadi inspirasi untuk melanjutkan pembangunan berbasis keadilan sosial. Ia juga mendorong pemerintah dan masyarakat untuk memperhatikan kesejahteraan kelompok rentan dan memperkuat program-program pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.
Pada kesempatan tersebut, Nevi mengajak konstituennya untuk senantiasa berdoa agar Sumatera Barat dan Indonesia senantiasa dalam lindungan-Nya serta dilimpahi rahmat dan keberkahan sepanjang tahun.
“Semoga tahun ini lebih baik dari tahun lalu,” harap Nevi. “Kita semua berharap di tahun 1447 Hijriyah ini, kita semua diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan, memperbaiki amal, dan berkontribusi lebih besar bagi negeri ini. Mari kita niatkan hijrah menuju Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan diridhai Allah SWT.”






