Mahyeldi Pacu Rehabilitasi Infrastruktur, Dongkrak Ekonomi Solok!

oleh -82 Dilihat
gubernur-mahyeldi:-percepatan-rehabilitasi-infrastruktur-jadi-kunci-kebangkitan-ekonomi-kabupaten-solok
Gubernur Mahyeldi: Percepatan Rehabilitasi Infrastruktur Jadi Kunci Kebangkitan Ekonomi Kabupaten Solok

Solok – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memprioritaskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok. Langkah ini bertujuan memulihkan dan mendorong kembali perekonomian masyarakat setempat.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Solok, Minggu (22/2/2026).

Mahyeldi mengungkapkan, Kabupaten Solok mengalami dampak kerusakan yang signifikan akibat bencana, dengan estimasi kerugian mencapai Rp1,9 triliun. Kerusakan berat pada sejumlah ruas jalan dan jembatan menghambat mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan sektor wisata.

“Penanganan infrastruktur terdampak bencana harus dipercepat agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan,” tegas Mahyeldi.

Pemulihan infrastruktur menjadi fondasi penting untuk memperkuat sektor unggulan daerah, terutama pertanian dan pariwisata.

Mahyeldi menilai, Kabupaten Solok memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelas dunia, dengan alam yang indah, kawasan Alahan Panjang, dan danau-danau yang luar biasa.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyambut baik sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia menyebut bencana berdampak signifikan terhadap sektor perumahan, infrastruktur, sosial, hingga perekonomian masyarakat.

“Infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Gunung Talang dan Danau Diatas–Alahan Panjang menjadi fokus utama pengembangan,” ujar Jon Firman Pandu.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok siap mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk penyelesaian fly-over Sitinjau Lauik.

Sektor pertanian tetap menjadi fondasi utama pembangunan daerah, mengingat mayoritas masyarakat Kabupaten Solok berprofesi sebagai petani.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta penguatan sektor pertanian, pariwisata, dan infrastruktur, diharapkan mempercepat pemulihan pascabencana dan mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat Kabupaten Solok secara berkelanjutan.